RADAR JOGJA – Setiap Senin semua destinasi wisata di Gunungkidul ditutup. Penutupan secara serentak untuk menekan penyebaran virus korona. Sehari dalam sepekan, diagendakan bersih-bersih dan penyemprotan desinfektan.

Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Gunungkidul, Asti Wijayanti mengatakan, setiap Senin,  semua objek wisata berhenti beroperasi. Ini dilakukan untuk pembersihan dan desinfektan. Kebijakan libur sehari terus diterapkan menunggu kebijakan lanjutan. ”Diharapkan pengunjung sabar,” kata Asti Senin (3/8).

Sementara itu, Sekretaris Dispar Kabupaten Gunungkidul, Hary Sukmono menjelaskan, selama uji coba tidak menargetkan jumlah kunjungan, lebih-lebih pendapatan. Pihaknya tetap mengutamakan protokol kesehatan. “Protokol kesehatan harus benar-benar diterapkan,” kata Hary Sukmono.

Untuk memastikan protokol kesehatan berjalan dengan baik di sektor pariwisata, semua pengunjung yang datang dicek suhu tubuh dan wajib menggunakan masker. Setiap destinasi juga disediakan fasilitas cuci tangan, serta memberikan akses keluar masuk yang berbeda bagi pengunjung.

Terpisah, Koordinator SAR Korwil II Gunungkidul, Marjono mengatakan, pada akhir pekan terjadi lonjakan jumlah pengunjung. Pihaknya meminta kepada wisatawan menjaga keselamatan dan kenyamanan bersama. “Melalui pengeras suara kami memberikan imbauan agar protokol kesehatan dipatuhi. Selain itu juga mengingatkan pengunjung agar mewaspadai anaman gelombang,” kata Marjono. (gun/bah)