RADAR JOGJA – Letkol Infanteri Lukman Hakim menjabat Komandan Kodim 0708 Purworejo menggantikan Letkol Infanteri Muchlis Gasim. Pergantian itu digelar di Pendopo Kabupaten Purworejo dalam kegiatan pisah sambut Selasa malam (3/7).

Sebelumnya telah dilakukan serah terima jabatan di Makorem 072 Pamungkas Jogjakarta. Muchlis Gasim bertugas sebagai Wakil Kepala Penerangan Kodam 4 Diponegoro. Dalam pisah sambut, Bupati Purowrejo Agus Bastian mengatakan, pergantian pimpinan dalam sebuah institusi termasuk institusi militer merupkakan hal yang biasa dan merupakan proses peningkatan jenjang karir. Kodim merupakan mitra pemerintah dalam membangun Kabupaten Purworejo.

”Keberadaan Kodim saat ini, sangat dirasakan manfaatnya bagi seluruh masyarakat Kabupaten Purworejo. Situasi daerah yang kondusif dan kelangsungan pembangunan di berbagai bidang, harapannya akan terus berlanjut dengan kepemimpinan yang baru,” jelasnya.

Termasuk dalam hal penanganan pandemi Covid-19, lanjutnya, Kodim merupakan bagian penting peran sertanya dalam penanganan covid. Saat ini yang sedang menjadi keprihatinan adanya klaster ASN. ”Maka saya minta kepada seluruh warga masyarakat untuk tetap terus patuh pada protocol kesehatan. Gubernur sudah menyampaikan bahwa ASN harus menggunakan masker, menjadi contoh dan berperilaku hidup sehat. Saya berharap, Purworejo harus mampu menghambat perkembangan penyebaran Covid-19,” pinta Agus Bastian.

Lukman Hakim mengakui belum pernah bertugas di wilayah satuan teritorial, tetapi sebelumnya selama 17 tahun bertugas di Kostrad.  ”Untuk itu, saya berharap dukungan semua pihak Forkopimda Kabupaten Purworejo dan semua elemen masyarakat, dalam kelancaran tugas saya sebagai Dandim Purworejo. Kami akan terus membangun kerjasama dengan Pemkab Purworejo,” ujarnya.

Sebelumnya Lukman Hakim yang merupakan lulusan secapa pada 2000,  bertugas sebagai Kepala Tim Penelitian di Akademi militer Magelang. Juga sebagai dosen dan juga  pernah bertugas di Kalimantan selama 3 tahun. ”Saya tidak akan banyak menyampaikan, hanya ingin mengabdikan diri di Kabupaten Purworejo,” teagsnya.

Sedangkan Muchlis Gasim mengucapkan terima kasih yang telah menjadi bagian di Kabupaten Purworejo. ”Di Purworejo, masyarakatnya guyub, selama saya di sini konflik social hampir dikatakan tidak ada, paling ya menjelang pilkades atau pemilihan yang lain, itupun bisa diredam. Tentu ini atas Kerjasama yang baik semua pihak, sehingga bisa tercipta situasi yang kondusif di Purworejo,” katanya. (udi/ila)