RADAR JOGJA – Masa Tanggap darurat Covid-19 di Daerah Istimewa Jogjakarta (DIJ) resmi diperpanjang hingga 31 Agustus mendatang. Hal itu pun membuat jadwal program latihan PSS Sleman terancam mundur dari rencana awal.

Sebetulnya tim berjuluk Super Elang Jawa itu dijadwalkan menggelar latihan kembali pada pertengahan bulan ini. Sebelum itu, Bagus Nirwanto cs akan menjalani rapid test terlebih dulu. Hanya, karena masa tanggap yang diperpanjang, bisa saja manajemen Super Elja mengambil skenario terburuk, yaitu mengumpulkan pemain dengan waktu yang mepet jelang kick off.

Pelatih PSS Dejan Antonic turut angkat bicara soal situasi tersebut. Pelatih asal Serbia itu mengatakan kesehatan seluruh elemen tim adalah hal utama. Sehingga dia pun memaklumi kondisi Covid-19 yang hingga kini belum mereda. “Untuk latihan sudah kami bicarakan dan sudah oke. Tapi sekarang mungkin tunda dulu, semoga minggu depan ada kabar baru,” ujarnya.

Saat ini, Dejan masih berada di Hongkong bersama keluarga besarnya. Eks pelatih Madura United itu berharap pandemi segera berakhir agar tim pelatih dapat segera mempersiapkan skuad terbaik. Meski, lanjutan kompetisi musim ini digelar tanpa degradasi. “Menurut saya tidak ada tim yang istimewa karena situasi ini. Meskipun laga dipusatkan di Pulau Jawa memang cukup menguntungkan bagi kami karena tidak banyak travelling,” katanya.

Selain itu, PSS juga berencana menggelar latihan secara tertutup. Artinya bukan hanya tertutup bagi penonton, tapi juga berlaku bagi awak media. “Informasi yang saya dapat, manajemen lagi koordinasi dengan pemda dan Satgas Covid-19 di Sleman,” beber pelatih fisik PSS Danang Suryadi.

Danang menambahkan, sebelumnya manajemen sudah menggelar rapat dengan perwakilan staf pelatih guna membahas persiapan tim.

Direktur Utama (Dirut) PT PSS Marco Gracia Paulo menyebut perpanjangan tanggap darurat bakal mengubah rencana manajemen. Karena, itu rencananya dalam waktu dekat pihaknya akan kembali menggelar rapat internal untuk membahas program latihan.

Eks CEO Badak Lampung FC itu menegaskan bahwa PSS mendukung sepenuhnya keputusan PSSI dan LIB. Termasuk besaran subsidi Liga 1 2020. (ard/bah)