RADAR JOGJA – Ketua Umum (Ketum) Pengkab Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (Podsi) Sleman masa bakti 2020-2024, resmi dijabat Ariyanto Nugroho. Pengukuhan dipimpin oleh Ketum Pengda Podsi Daerah Istimewa Jogjakarta (DIJ) Sumartoyo di Puri Mataram, Drono, Tridadi, Sleman, Minggu (2/7).

Hadir dalam pelantikan, Ketum Podsi periode sebelumnya, Suharmaji yang dalam kepengurusan kali ini dipercaya menjabat sebagai dewan kehormatan, dan Ketum KONI Sleman, Pramana.

Usai pelantikan, Ariyanto mengatakan bahwa pihaknya berjanji akan memajukan cabor dayung di Sleman. Menurutnya, ke depan kepengurusan baru memiliki tantangan besar. Utamanya dalam gelaran Porda DIJ di Sleman 2022. Sebab, dalam ajang dua tahunan tersebut Podsi Sleman menargetkan medali emas. “Porda 2019 kami mendapatkan dua medali emas, target ke depan minimal menyamai capaian itu dan syukur-syukur bisa ditingkatkan,” harapnya.

Lebih lanjut, Ariyanto berujar bahwa Podsi Sleman juga akan fokus menggali potensi dengan melakukan penjaringan bibit atlet muda potensial. Serta bekerja sama dengan Pengkab Podsi daerah lain di DIJ untuk menyediakan tempat latihan. “Itu menjadi concern kami. Rencananya juga untuk mengenalkan olahraga dayung ke sekolah-sekolah sehingga bisa didapat atlet potensial asli Sleman yang memadai secara usia, sekira SMP sampai SMA,” tekadnya.

Dikatakan, Kabupaten Sleman memiliki cukup banyak tempat yang bisa digunakan sebagai venue latihan. Mulai dari sungai-sungai, embung, danau buatan seperti di Puri Mataram. Meskipun idealnya Podsi Sleman ingin punya satu tempat yang terintegrasi, sehingga semua jenis olahraga dayung bisa dilaksanakan. “Kami juga mendorong para pelatih untuk memiliki klub dayung. Impian kami klub dayung dapat menjamur, sehingga penjaringan atlet bukan lagi jadi kendala di Sleman,” ucap Ariyanto.

Sementara itu, Pramana turut mengucapkan selamat atas pelantikan Podsi Sleman. Dia juga berharap kepengurusan yang baru dapat membawa prestasi yang lebih baik. “Untuk pengurus Podsi Sleman yang baru diharapkan punya progres yang jelas untuk meningkatkan prestasi di masa yang akan datang. Mengingat Porda DIJ diundur menjadi 2022, mohon waktu yang ada ini dimanfaatkan sebaik-baiknya,” ujarnya. “Mudah-mudahan semangat baru ini bisa membawa prestasi yang lebih baik dari sebelumnya,” imbuh Pramana. (ard/bah)