RADAR JOGJA – Politeknik Pembangunan Pertanian Yogyakarta Magelang (Polbangtan YoMa) serius mengawal program utama Kementerian Pertanian (Kementan). Yakni program Pengawalan dan Pembinaan Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Model Wilayah Koordinasi Polbangtan YoMa.

Keseriusan Polbangtan YoMa tergambar dalam pelatihan updating Simluhtan, e-RDKK, dan pelaporan program utama tersebut.

Kegiatan yang dilaksanakan di kantor UPT Balai Benih Magelang  pada Rabu (30/7/2020) menghadirkan empat narasumber. Antara lain, Ketua UPPM Polbangtan YoMa Drs Akimi MM, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Magelang Ir Romza Ernawan MSi, Kabid Penyuluhan dan SDM Pertanian Ir Cahya Edy Pramana, serra penyuluh  Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Magelang Ir Tri Wardoyo. Adapun peserta pelatihan dari BPP Kecamatan Kajoran dan Secang, serta LO dan pendamping dari Polbangtan YoMa.

Dalam kesempatan itu, Akimi memaparkan materi tentang implementasi BPP Model Berbasis Kostratani dan program strategis Kementerian Pertanian.

Konsep Kostratani mendorong pentingnya peran penyuluh pertanian, khususnya di BPP Kajoran dan Secang sebagai BPP Model di Kabupaten  Magelang, untuk menyukseskan program utama Kementerian Pertanian. “Untuk menunjang hal tersebut akan ditindaklanjuti dengan peningkatan kualitas penyuluh di lapangan melalui pelatihan-pelatihan pertanian dan pelaporan dalam mempercepat kebijakan pertanian,” ungkapnya.

Sementara itu, Romza Ernawan  memaparkan strategi sistem pelaporan Simluhtan dan e-RDKK di Kabupaten Magelang. Sedangkan Cahya Edy Pramana menjelaskan mekanisme pelaporan dan progres pelaporan data Simluhtan di Kabupaten Magelang. “Dengan updating dan praktik langsung maka diperoleh pemahaman dan data yang valid,” katanya.

Selanjutnya, Tri Wardoyo menyampaikan tentang evaluasi pengisian e-RDKK tahun 2020, arahan pengisian e-RDKK dan CPCL tahun 2021, serta perlunya perbaikan input dari BPP Kajoran dan Secang.(*/yog)