RADAR JOGJA – Memasuki kemarau di pertengahan 2020 ini, tak heran cuaca di siang hari dirasakan sangat panas dan malam hari berubah menjadi dingin. Hal ini perlu diperhatikan oleh para bikers dan masyarakat umum yang mengandalkan motor sebagai alat transportasinya.

”Saat kemarau pengendara sepeda motor sangat rawan terpapar teriknya sinar matahari serta hembusan angin berdebu. Agar aktivitas berkendara aman dan nyaman, perlu disikapi dengan melakukan beberapa hal sederhana,” ujar Community Development and Safety Riding Supervisor Astra Motor Jogjakarta Muhammad Ali Iqbal belum lama ini.

Menurutnya, beberapa hal yang perlu dipersiapkan oleh pengendara motor sebelum berkendara di musim kemarau di antaranya, pastikan motor dalam kondisi prima. Sebab, sangat tidak nyaman jika sepeda motor tiba-tiba mogok atau bermasalah saat digunakan di tengah terik matahari. ”Oleh karena itu selalu lakukan pemeriksaan dan perawatan rutin di bengkel,” jelasnya.

Kemudian saat berkendara kenakan jaket dan pilih jaket berwarna cerah dengan sirkulasi udara yang baik. ”Gunakan jaket berwarna cerah seperti merah, orange, kuning, biru muda, dan warna cerah lainnya. Jaket dengan warna yang cerah tidak mudah menyerap panas sehingga pengendara sepeda motor tidak mudah gerah dan dapat berkendara dengan lebih nyaman,” ungkapnya.

Sedangkan di malam hari, jaket berwarna cerah dapat membantu pengendara lain mengetahui posisi pengendara di jalan raya. Selain itu pilih juga jaket yang memiliki saluran udara yang baik agar panas tubuh dapat keluar.

”Di era new normal, sebaiknya selalu gunakan masker atau buff saat berkendara,” jelasnya. (ila)