RADAR JOGJA – PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasional 6 Jogjakarta (KAI Daop 6) menyediakan fasilitas uji rapid diagnostic test (RDT) di Stasiun Tugu Jogjakarta dan Stasiun Balapan Solo. Langkah ini guna mengantisipasi penyebaran Covid-19. Khususnya para penumpang yang berpotensi terjangkit atau carrier.

Kepala Daop 6 Jogjakarta Asdo Artriviyanto menuturkan, sasaran utama uji RDT adalah penumpang kereta api jarak jauh. Syaratnya dengan menunjukkan tiket atau code booking di konter pemeriksaan.

“Jogjakarta dan Solo serentak hari ini, kalau nasional sudah sejak Senin kemarin (27/7). Memang khusus untuk penumpang kereta api (KA) jarak jauh. Kalau yang kereta api lokal tidak perlu rapid test,” jelasnya ditemui di Stasiun Tugu Jogjakarta, Kamis (30/7).

Penerapan kebijakan ini beracuan pada Surat Edaran Gugus Tugas Covid-19 Nomor 9 Tahun 2020. Setiap penumpang wajib membawa Surat Bebas Covid-19 dari hasil PCR atau Rapid Test yang masih berlaku 14 hari sejak diterbitkan.

Dapat pula menggunakan surat keterangan sehat bebas influenza like illness yang dikeluarkan oleh dokter rumah sakit atau puskesmas. Tentunya atas pertimbangan tak ada fasilitas tes PCR maupun RDT di wilayah tinggal.

“Jogjakarta sebenarnya sudah ada untuk rapid dan PCR. Tapi kami juga ingin memfasilitasi bagi calon penumpang yang belum sempat melaksanakan rapid test,” katanya.

Asdo menjamin harga uji RDT terjangkau. Setiap calon penumpang cukup membayar sebesar Rp 85 ribu. Sementara untuk uji RDT di fasilitas medis mencapai Rp 150 ribu.  Pelayanan uji RDT berlangsung setiap harinya dari 07.00 hingga 19.00.

“Apabila reaktif, bea tiket dikembalikan penuh. Lalu kalau ada penumpang yang tidak pakai masker juga kami larang masuk stasiun,” tegasnya.

Dia mengungkapkan, untuk pengadaan RDT kit, pihaknya menggandeng PT Rajawali Nusindo. Anak perusahaan BUMN ini mensuplai kebutuhan RDT kit setiap harinya. Hasil dari uji RDT dapat langsung diketahuinya selang waktu tak lama.

“Untuk memfasilitasi warga yang memiliki mobilitas tinggi tapi tetap aman dan nyaman dalam melakukan perjalanan,” kata perwakilan PT Rajawali Nusindo Aris Hamdanny.

Salah seorang penumpang Himawan Andrian mengaku terbantu dengan adanya uji RDT. Selain menghemat waktu juga biaya. Dari segi waktu tidak perlu menunggu lama. (dwi/ila)