RADAR JOGJA – Komandan Kodim 0732/Sleman Letkol Infanteri Diantoro berpesan kepada penggantinya untuk bisa menyelesaikan tugas-tugas yang belum dirampungkannya. Di antaranya dampak pandemi Covid-19 hingga pelaksanaan Pilkades.

Hal itu disampaikan Diantoro saat pamitan dengan jajaran Pemerintah Kabupaten Sleman, Rabu (29/7). Pelepasan dilakukan langsung oleh Bupati Sleman Sri Purnomo dan dihadiri oleh kepala dinas Pemkab Sleman. Diantoro menjelaskan, masa jabatan sebagai komandan Kodim akan selesai pada Senin (3/8) bertepatan dengan serah terima jabatan.

Diantoro memiliki pesan kepada komandan baru yang akan mengemban tugasnya kelak. Menurutnya, komandan baru yang akan menggantikannya adalah Komandan Yonif Raider 400/BR Infanteri Arief Wicaksono.

Pertama, tambah Diantoro, menjelang pemilihan kepala desa (Pilkades), diharapkan langkah-langkah persiapan dan pelaksanaan yang tepat dan baik akan ditempuh. Terlebih dalam melakukan koordinasi Bersama dengan pemerintah daerah dan polisi untuk menjaga kegiatan berlangsung dengan aman. “Selain itu, Sleman juga akan diadakan pemilihan kepala daerah (Pilkada),” jelas Diantoro.

Tidak kalah penting, adalah upaya untuk mengurangi dampak maupun resiko dari adanya pandemi Covid-19. “Ini menjadi tugas komandan Kodim yang baru Bersama dengan pemerintah setempat,” tambahnya.

Usai melepas jabatannya di Kodim 0732/Sleman, Diantoro mengaku akan melanjutkan tugasnya di Markas Besar Angkatan Darat sebagai staf teritorial. Di akhir tugasnya, Diantoro mengaku, pembangunan yang dilakukan pada pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung tahap II 2020 di Kebon, Tamanmartani telah selesai.

Pembangunan tahap II, berupa pembuatan talud jalan dengan panjang 1.000 meter. Dilanjutkan dengan pembentukan badan jalan dengan lebar tiga meter dan panjang 600 meter. Selain itu, pihaknya juga merenovasi satu masjid dan perbaikan lantai. “TMMD Sengkuyung tahap II di Sleman selesai 100 persen,” tutur Diantoro.

Sementara itu, Bupati Sleman Sri Purnomo mengapresiasi anggota TNI di wilayah Kabupaten Sleman dalam melaksanakan wujud operasi bhakti TNI. Hal ini karena TMDD dinilai sangat bermafaat dalam hal pembangunan. “Terlebih program dilaksanakan melalui proses perencanaan yang mengutamakan aspirasi dan kepentingan masyarakat di daerah,” ungkap SP. (eno/pra)