RADAR JOGJA – Pandemi Covid-19 berpengaruh pada penjualan hewan kurban. Hal tersebut dirasakan para pedagang hewan kurban yang berjualan disejumlah titik di pinggir jalan Jogjakarta.

Salah seorang pendagang hewan kurban, Sabar mengatakan, pihaknya telah mematuhi protokol dan memenuhi persyaratan kesehatan. Tetapi, pandemi sangat mempengaruhi penjualan. ” Memang tidak seperti tahun kemarin,” jelas Sabar yang berjualan di Jalan Hayam Wuruk, Danurejan, Kota Jogja, Selasa (28/7).
Dikatakan, saat pandemi dirinya membatasi hewan kurban. Saat ini, dirinya hanya menjual 15 hewan kurban. Hal tersebut kontras dengan tahun sebelumnya, yang dapat menjual dengan jumlah berapapun. ”Kalau seperti ini ya harus lihat kondisi,” jelas dia.
Hal serupa juga dialami oleh pedagang kambing asal Condongcatur, Depok, Sleman, Abdullah Syafiq. Sebelumnya, dia telah memprediksi jika pandemi Covid-19 akan mempengaruhi penjualannya. “Tetapi ya tetap harus berjalan dan dicoba daripada tidak,” katanya.

Pedagang yang berjualan di sekitar Jalan Kaliurang kilometer 7 itu melanjutkan, hari raya kurban kali ini dia hanya menjajakan 40 ekor kambing. Berbeda jauh dengan tahun sebelumnya yang menyediakan 80 ekor. ”Bahkan, tahun sebelumnya 100 ekor yang saya datangkan dari Magelang,” lanjut dia. (cr1)