RADAR JOGJA – Sekprov DIJ Kadarmanta Baskara Aji memenuhi janjinya. Target pelantikan pejabat eselon II/a dan II/b hasil lelang dilak-sanakan Juli ini bakal dipenuhi. Ini sesuai pernyataan Sekprov saat rapat kerja dengan Komisi A DPRD DIJ beberapa waktu lalu. ”Pelantikan dilakukan sebelum libur Idul Adha,” ujar seorang sumber di Kepatihan, Senin (27/7). Dia memberikan bocoran alternatif waktu pelantikan ada dua. Yakni anta-ra Rabu (29/7) besok atau Kamis (30/7) lusa. Dari dua pilihan itu, lebih me-ngerucut pada pilihan pertama. ”Yang jelas keputusannya sudah ditandata-nga ni Bapak Gubernur,” ceritanya
Tentang nama-nama yang di-lantik, ternyata tidak sebatas mereka yang mengikuti lelang jabatan jilid 5. Atau sebatas men-gisi tujuh posisi yang lowong. Namun pelantikan diikuti per-geseran beberapa posisi penting lainnya.Beberapa pejabat yang digeser itu, di antaranya, Kepala Bappeda Budi Wibowo (BW), Kepala Dinas Kebudayaan Aris Eko Nugroho, Paniradya Kaistimewaan Beny Suharsono dan Staf Ahli Guber- nur Sumadi.BW kabarnya digeser men jadi staf ahli gubernur. Posisinya me-nempati urusan pemerintahan, hukum dan politik. ”Seperti di Mabes TNI, Pak BW dimutasi dari kepala Bappeda ke staf ahli dalam rangka persiapan pensiun. Awal 2021 beliau purna,” cerita sumber itu. BW menggantikan posisi Sumadi yang ditarik menjadi Assekprov Pemerintahan dan Administrasi Umum. Jabatan ini sebelumnya diduduki Sigit Sapto Rahardjo. Namun sejak 1 Juli lalu, Sigit telah pensiun. Baik BW maupun Sumadi sama-sama pernah menjadi sekretaris kabu-paten. Sebelum ditarik ke pro-vinsi, BW menjadi Sekda Kulon-progo. Sedangkan Sumadi meru-pa kan mantan Sekda Sleman. Sumadi diparkir menjadi staf ahli sejak Februari lalu.Posisi kepala Bappeda yang ditinggalkan BW akan digantikan Beny Suharsono. Bagi Beny ber-tugas di Bappeda bukan hal baru. Dia pernah menjadi Kabid Perencanaan dan Statistik Bap-peda. Ini sekaligus seperti meng-ulang sejarah. Beny merupakan keponakan almarhum Drs Soedjatmo yang pernah mengepalai Bappeda DIJ pada akhir 1990-an. Kedua nya sama-sama dari Bumiayu, Brebes, Jawa Tengah.
Bedanya Beny alumni IPDN, sedangkan Soe- djatmo lulusan Fisipol UGM.Beny bukan hanya menjabat Paniradya Kaistimewaan. Birokrat yang tinggal di Kalasan, Sleman, ini juga dipercaya menjadi pe-laksana tugas (Plt) kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DIJ. Ditanyasoal kabar pelantikan dan mutasi dirinya, Beny me-negaskan tidak mengetahuinya. ”Plt kepala BKD sanes (bukan, Red) anggota panitia seleksi (pansel). Dados mboten ngertos (jadi tidak tahu, Red),” ujarnya saat dihubungi kemarin.Posisi Paniradya Kaistimewaan itu bakal digantikan Aris Eko Nu-groho. Jabatan Aris sekarang ke-pala dinas kebudayaan.
Pengganti Aris bakal diambilkan dari hasil lelang. Informasinya nama Erlina Hidayati Sumardi menjadi calon terkuat. ”Erlina batal ke dinas pem-berdayaan perempuan,” cerita sumber lain yang dikenal akrab dengan kala ngan Baperjakat. Jabatan kepala dinas pember-dayaan perempuan ada kemung-ki nan diisi Ariyanti Luhur Tri Setya rini. Jabatannya sekarang Kabag Pelayanan dan Umum Pani-radya Kaistimewaan DIJ.Terkait hasil lelang, formasinya masih sama seperti yang pernah ditulis Radar Jogja pada edisi Jumat (19/6) lalu. Beberapa nama itu adalah Amin Purwani sebagai kepala badan kepegawaian daerah (BKD). Saat ini Amin masih men-jabat
Kabid Bina Administrasi Keuangan Daerah (BAKD) Badan Pengelola Keuangan dan Aset (BPKA) DIJ. Selanjutnya Kabid Perencanaan dan Pengemba ngan Mutu Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga DIJ Didik Wardaya promosi menjadi kepala dinas di instansinya. Kabid Destinasi Wisata Dinas Pariwisata DIJ Aria Nugrahadi melenggang menjadi kepala dinas tenaga kerja dan transmigrasi. Semula dia bersaing ketat dengan Kabid Hubungan Industrial Dinas Nakertrans DIJ Aryanto Wibowo. Nilai Aria dan Bowo nyaris seim-bang. ”Aria unggul di assesment,” beber sumber itu.
Perubahan formasi terjadi pada kepala dinas sosial serta waki kepala dinas pertanian dan keta-hanan pangan. Awalnya nama Kabid Pengelolaan Barang Dae-rah BPKA DIJ Adi Nugroho men-jadi kandidat kuat kepala dinas sosial. Belakangan namanya tergeser. Kabid Sosial Budaya Bappeda DIJ Endang Patmintarsih yang terpilih.
Pergeseran juga dialami Kabid Standardisasi dan Penjaminan Mutu Badan Diklat DIJ Doni Dwi Yoga Handoko. Namanya sempat santer disebut sebagai calon wakil kepala dinas pertanian dan ke-tahanan pangan. Namun Doni bernasib seperti Adi. Di ujung seleksi namanya justru ter pental. Doni tergusur oleh Kabid Koperasi dan UKM Dinas Koperasi dan UKM Syam Arjayanti.
Menanggapi rencana pelantik an itu, anggota Komisi A DPRD DIJ Sutemas Waluyanto mengaku masih penasaran dengan sikap Baperjakat yang diketuai Sekprov DIJ. Sebab saat raker, pertanyaan-nya soal pengisian jabatan wakil kepala dinas pendidikan pemuda dan olahraga tidak terjawab. ”Satu- satunya yang tidak dijawab Pak Aji (Sekprov, Red) hanya soal itu. Ada apa sebenarnya?” tanya Sute- mas serius. (kus/laz/fj/by)