RADAR JOGJA – Semangat warga masyarakat Jogjakarta terdampak Covid-19 untuk segera bangkit cukup besar. Guna mendorong percepatan pemulihan ekonomi warga, DPC PDI Perjuangan Kota Jogja mengadakan pelatihan pembuatan jamu.

Sekretaris Gugus Tugas Lawan Covid-19 DPC PDI Perjuangan Kota Jogja Endro Sulaksono menegaskan pelatihan pembuatan jamu ini bisa menjadi cara hidup sehat dan bugar. Tujuannya agar warga bisa memiliki imun tubuh yang baik.

“Ini sekaligus bisa jadi cara praktis mendapatkan imun tubuh agar sehat dan bugar. Jamu yang diproduksi sesuai standar kesehatan dan bisa menjadi sumber pendapatan warga,” kata Endro Sulaksono, Sabtu (25/7).

Anggota DPRD Kota Jogja dari Fraksi PDI Perjuangan ini menambahkan, pelatihan ini sekaligus menjadi bagian menumbuhkan kemandirian warga. “Kegiatan pelatihan pembuatan jamu dilakukan di kantor DPC PDI Perjuangan Kota Jogjakarta dengan peserta 20 orang per angkatan. Jumlah peserta kita batasi dengan tetap jalankan prosedur protokol kesehatan selama pelatihan, pematerinya mas Wisnugroho yang ahli pembuatan aneka jamu, ” kata Endro Sulaksono.

Melalui pelatihan harapan ke depan, warga bisa secara mandiri membuat jamu sendiri untuk memperoleh kekebalan tubuh bagi diri sendiri, keluarga dan masyarakat. “Selain bisa membuat jamu sendiri untuk memperoleh kekebalan tubuh dalam melawan Covid-19 dapat juga jadi salah satu sumber pendapatan keuangan keluarga,¬† menumbuhkan UMKM dan ekonomi kreatif,” katanya.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Jogja Eko Suwanto menyatakan, kemandirian warga dalam mengatasi dampak Covid-19 penting sebab bisa mempercepat proses pemulihan ekonomi keluarga terdampak. “Kegiatan pelatihan bisa juga menjadi jalan bagi warga untuk menekuni usaha produksi¬† jamu secara sehat sesuai standar,” kata Eko yang juga menjabat Ketua Komisi A DPRD DIJ ini. (ila)