RADAR JOGJA – Peraih Hibah Seni PSBK Ari Ersandi menampilkan karya terbarunya berjudul Jaring Laba-laba di Beranda Angka pada presentasi Jagongan Wagen edisi Juli 2020. Melalui karya ini, seniman asal Lampung ini mempertanyakan keterhubungan manusia yang semakin bias baik di dunia maya maupun dunia nyata.

Dalam karya Jaring Laba-laba di Beranda Angka ini Ari Ersandi menyajikan pertunjukan tari yang dipadukan dengan unsur teatrikal dengan menghadirkan aktor dalam pertunjukan tersebut. Dari awal menyiapkan karya ini, dia telah memproyeksikan karya ini sebagai bentuk alih wahana, sehingga dia lebih dulu meleburkan bentuk pertunjukan konvensional.

”Ini pengalaman baru, melalui karya berupaya untuk mempertimbangkan setiap unsurnya dengan sungguh-sungguh. Karya ini diniatkan untuk menandai pentingnya keterhubungan manusia di tengah lintasan angka maya yang bertebaran maupun ketika bertemu fisik yang seringkali banyak terdistraksi dengan yang maya,” ujar Ari dalam pers rilis yang diterima Radar Jogja, Selasa (21/7).

Pada satu titik, arus deras dunia maya membutakan arah dan langkah individu untuk menjadi yang banyak ditonton. Juga yang banyak disukai dan yang banyak diikuti demi tumpukan angka-angka maya yang menyisakan berbagai pertanyaan. ”Apakah ini yang disebut tawaran sebuah perjumpaan lain itu? “Bolehkah aku menawarkan kegelisahan saja pada karya ini? Karena aku tidak bisa memberikan solusi ke publik, hanya saja pesan yang aku harapkan sampai yaitu interaksi itu penting, menjaga hubungan itu penting,” ungkapnya.

Seniman yang ikut berpartisipasi dalam presentasi karya Jaring Laba-laba di Beranda Angka di antaranya, Aryo Mahardika (Asisten Sutradara), Ab Asmarandana (Penulis Naskah), baBAM (Aktor), Lian Saputra (Penari), Wahyu Kuncara Aji (Penari). Ada juga Giorgie Chrysandi (Penata Musik), Beni Susilo Wardoyo (Penata Artistik). Serta Firman Ariadi, Pendi, Saptaman (Tim Artistik), Jibna (Lighting Designer), Chesa Selasa (Penata Busana), Dhani Brain (Penata Rias), Erwin Oktavianto & Zaeko (Dokumentasi proses penciptaan karya seniman).

Padepokan Seni Bagong Kussudiardja (PSBK) kembali mempersembahkan Jagongan Wagen (JW) edisi kelima tahun ini dalam format alih wahana digital. Proses fasilitasi ruang kreatif keproduksian alih media dan sajian karya telah terlaksana sejak awal bulan Juli di kompleks art center PSBK. Pelaksanaannya telah disertai protokol kesehatan penyelenggaraan kegiatan.

PSBK akan menampilkan premiere karya baru ini di portal YouTube Media PSBK yang dapat diakses pada 24 Juli 2020 mulai pukul 19:30 WIB. Sebagai panduan, registrasi penonton dibuka di www.PSBK.or.id hingga hari H penayangan. Penayangan Jagongan Wagen juga disertai dengan adanya Closed Caption bagi audiens dengan difabilitas. (ila)