RADAR JOGJA – Gerbang pintu masuk kompleks Parasamya Pemkab Bantul berhias sepasang janur kuning. Sebagai pertanda perayaan besar sedang digelar. Ya, Kabupaten Bantul memasuki usianya yang ke-189 tahun.

Rangkaian bunga dari berbagai instansi berjajar di sepanjang jalan menuju Gedung Induk. Tangga menuju ruang resepsi di lantai tiga pun bertabur mawar. Juga berhias bunga-bunga berwarna putih pada sudutnya.

BANJIR UCAPAN SELAMAT: Suasana resepsi Hari Jadi Ke-189 Kabupaten Bantul yang digelar secara virtual (20/7). ( SITI FATIMAH/RADAR JOGJA )

Berbeda dengan tahun sebelumnya, perayaan Hari Jadi Bumi Projotamansari tahun ini digelar sederhana. Namun, justru menambah nuansa sakral. Sebab seluruh rangkaian perayaan dikemas dalam adat Jawa. Dengan tema besar “Makaryo Mbangun Deso Sumber Energi Memasuki Era Tatanan Kehidupan Baru.”

Para pejabat yang hadir mengenakan busana Jawa gaya Mataraman. Atasan yang digunakan para pejabat didominasi warna putih. Tersemat pula pin simbol Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat pada dada kiri. Sementara bawahannya mengenakan kain jarik motif Jogjakarta. Para pejabat juga melengkapi diri dengan belangkon dan keris. Tak lupa beralas kaki selop.

Resepsi ini hanya dihadiri pejabat terbatas. Sebab masing-masing kecamatan menyaksikannya melalui sambungan aplikasi. Sebagai sebuah cara untuk tetap dapat menggelar perayaan, namun tetap menerapkan protokol kesehatan selama pandemi Covid-19.

Dipilihnya tema kali ini oleh Pemkab Bantul mendapat apresiasi Gubernur DIJ Hamengku Buwono X. Tema itu disebutnya sangat relevan bagi sebuah wilayah yang akan menyongsong kenormalan baru dalam masa pandemi.

Berkenaan dengan Hari Jadi Ke-189 Kabupaten Bantul, gubernur yang juga raja Keraton Jogja ini mengucapkan, “Selamat dan ikut mangayubagya atas kebahagiaan warga Bantul dalam merayakannya. Meski masih dalam suasana siap siaga Covid-19.”

Ucapan selamat juga mengalir dari berbagai kepala daerah. Salah satunya diucapkan oleh Gubernur Jateng Ganjar Pranowo. Bantul yang memasuki usia 189 disebutnya matang untuk ukuran pemerintahan. “Semoga Kabupaten Bantul beserta semua aparatur dan masyarakatnya bisa harmoni dalam Indonesia Raya,” doanya dalam video ucapan.

Bupati Bantul Suharsono didampingi Wakil Bupati Abdul Halim Muslih mengajak warga Bantul bergotong-royong mewujudkan Bantul yang lebih baik. Hari Jadi Bantul ke-189 juga dapat menjadi momentum untuk melakukan evaluasi terhadap semangat pembangunan Bumi Projotamansari. “Jadi kita harus semangat menghadapi pandemi ini dan tetap semangat membangun Bantul,” ujarnya.

Ditambahkan Halim, Bantul memiliki potensi dan keunggulan. Sehingga harus diberdayakan dan dikembangkan. Untuk dapat mewujudkan dan mensejahterakan masyarakat. (cr2/laz)