RADAR JOGJA – Kunjungan Pantai Parangtritis dan Pantai Depok di masa pandemi Covid-19 membludak. Kendati belum resmi dibuka, lebih dari 6.000 wisatawan memadatai kedua pantai tersebut.
Koordinator tempat pemungutan retribusi (TPR) Pantai Parangtritis dan Depok Rokhmat Ridwanto menyebut, kunjungan wisatawan mencapai 6.040 orang pada Sabtu (18/7). ”Tapi kalau hari ini (kemarin) belum kami hitung, baru dihitung sore nanti,” sebut Rokhmat ditemui di pintu masuk TPR Parangtritis Minggu (19/8).

Rokhmat pun mengungkap, kunjungan wisatawan di Pantai Parangtritis dan Depok akhir pekan kemarin mencapai 7.000 wisatawan per hari. ”Pendataan itu berdasar jumlah tiket yang terjual,” jelasnya.

Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Bantul Agus Budi Raharja mengatakan dinasnya turut berkolaborasi dalam penyelenggaraan pariwisata pada saat pandemi Covid-19. Hal tersebut, demi memastikan protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Khususnya di Pantai Parangtritis dan Depok. “Tim kami berkolaborasi dengan Dinas Pariwisata (Dinpar), Dandim, Polres, Satpol PP, termasuk relawan dalam menangani wisatawan yang tersengat ubur-ubur,” ucapnya.

Dalam kolaborasi tersebut disepakati, setiap jalan masuk menuju pantai harus dilengkapi thermo gun. Pengunjung dengan suhu tubuhnya maksimal 37,5 derajat celcius dan menggunakan masker pun diperbolehkan memasuki kawasan pantai. “Kehidupan harus tetap berjalan, tapi protokol kesehatan harus dijaga,” cetusnya.

Satu unit ambulans dengan tiga orang personel pun disiagakan. Guna mengantisipasi hal yang tidak diinginkan. Posko public safety center (PSC) diperbantukan untuk screening rombongan wisatawan yang menggunakan bis. “Jadi sekalian ticketing supaya tidak padat di TPR,” jelasnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Bantul Helmi Jamharis menyebut rombongan atau wisatawan dari luar daerah tidak harus memiliki surat keterangan sehat, untuk dapat memasuki kawasan pariwisata. “Yang penting suhu tubuhnya di bawah 37,5 derajat celcius dan menggunakan masker,” ucapnya.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) pun disebutnya telah melengkapi Pantai Parangtritis dan Depok dengan fasilitas pendukung protokol Covid-19. Yaitu dengan menyiapkan tempat cuci tangan dengan sabun. Selain itu Pemkab menyiapkan tim untuk mengingatkan wisatawan untuk tertib melaksanakan protokol Covid. Warung-warung di kedua pantai pun dipastikan dapat menerapkan jarak aman.

Kendati begitu, Pemkab belum dapat menerapkan sanksi yang tegas. Sebab peraturannya masih dalam bentuk draf. “Kami belum diskusikan secara detail,” tandasnya. (cr2/bah)