RADAR JOGJA -Salah satu politikus Partai Gerindra Danang Wicaksana dikabarkan akan ikut meramaikan pesta demokrasi di Kabupaten Sleman. Namun, Danang sendiri belum bisa memberi kepastian terkait peluangnya untuk maju di Pilkada Sleman tahun ini.

Saat ini PDIP sebagai partai pemenang pemilu di Sleman telah merekomendasikan pasangan Kustini Sri Purnomo-Danang Maharsa. Tak hanya Kustini, Wakil Bupati Sleman Sri Muslimatun juga berpotensi besar maju di Pilkada Sleman. Hanya saja, hingga saat ini belum ada satu partai pun yang memberi rekomendasi padanya.

Dengan konstelasi politik di Sleman belakangan ini, Danang melihat bahwa Gerindra merasa perlu mengusung kader internal partainya.

“Hal itu membuat kami di internal partai perlu mengusung kader sendiri untuk maju,” ujar Danang yang juga menjabat Ketua Bidang Informasi Strategis DPP Partai Gerindra itu, Sabtu (18/7).

Meski menyampaikan rencana tersebut, pihaknya merasa tetap harus berkoalisi di Sleman. Sebab, kursi Gerindra di DPRD Sleman hanya enam. Terkait hal itu, Danang disebut-sebut akan berpasangan dengan politisi Golkar Banudoyo Manggolo.

Danang yang merupakan Koordinator Regional Partai Gerindra Wilayah Kalimantan Raya dan DIJ ini terus melakukan komunikasi politik dengan partai lain termasuk Golkar.

“Karena itu mungkin saya lalu dihubungkan-hubungkan. Padahal saya juga berkomunikasi dengan PAN, PKB, PPP juga,” ungkapnya.

Walaupun Danang enggan memberi jawaban pasti soal kabar terjunnya dia di Pilkada Sleman, namun dia menilai jika Sleman perlu penguatan identitas sebagai kota budaya dan pelajar.

Selain itu yang perlu diperhatikan yakni soal kelestarian lingkungan. Menurutnya, perlu ada terobosan pariwisata agar Sleman bisa jadi destinasi internasional. Caranya, dengan mengangkat kearifan lokal masyarakat asli Sleman dan titik-titik destinasinya.

“Tujuannya ya biar Sleman gak begini-begini saja,” tandasnya. (ita/tif)