RADAR JOGJA – Jogjakarta lagi-lagi mengalami lonjakan kasus positif Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). Tercatat ada delapan kasus baru yang dilaporkan oleh Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Pemprov DIJ hari ini (14/7). Tercatat sebagai kasus 383 hingga kasus 390. Penambahan ini membuat akumulasi kasus positif menjadi 387 kasus. 

Detil perkasus di antaranya kasus 383, perempuan berusia 36 tahun asal Bantul. Memiliki riwayat kontak dengan kasus 359. Kasus 384, laki-laki berusia 42 tahun asal Sleman. Memiliki riwayat perjalanan dari Balikpapan. Kasus 385, perempuan berusia 47 tahun asal Kulonprogo. 

Ada pula kasus 386, laki-laki berusia 39 tahun asal Bantul. Memiliki riwayat kontak dengan kasus 344. Kasus 387, laki-laki berusia 51 tahun. Kasus 388, laki-laki berusia 59 tahun. Keduanya berasal dari Bantul dan memiliki riwayat kontak dengan kasus 355. Kasus 389, laki-laki berusia 60 tahun dan kasus 390, laki-laki berusia 26 tahun. Keduanya berasal dari Sleman. 

“Setiap kasus langsung dilakukan tracing oleh Dinas Kesehatan masing-masing wilayah. Kalau akumulasi kasus positif Covid-19 mencapai 387 kasus. Jumlah sampel terperiksa 363 specimen dari 227 orang,” jelas Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Pemprov DIJ Berty Murtningsih, Selasa (14/7).

Gugus Tugas Covid-19 DIJ turut melaporkan adanya sembilan pasien sembuh. Delapan di antaranya berasal dari Kabupaten Bantul dan satu pasien berdomisili Kabupaten Sleman. Akumulasi pasien sembuh hingga hari ini mencapai 304 kasus.

Catatan pasien sembuh di antaranya kasus 340, perempuan berusia 30 tahun. Kasus 338, laki-laki berusia 49 tahun. Kasus 337, laki-laki berusia 17 tahun. Kasus 336, perempuan berusia 26 tahun.  Kasus 335, perempuan berusia 51 tahun.

Ada pula kasus 331, perempuan berusia 70 tahun. Kasus 326, perempuan berusia 34 tahun. Kasus 339, laki-laki berusia 45 tahun. Kedelapannya berasal dari Kabupaten Bantul. Kasus 334, perempuan berusia 40 tahun asal Sleman. 

“Laporan kematian adalah pasien berstatus pasien dalam pengawasan (PDP) dan belum dilakukan swab. Sosok ini perempuan berusia 61 tahun asal Kota Jogja dan memiliki riwayat penyakit diabetes melitus,” katanya. (dwi/tif)