RADAR JOGJA – Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar mendapat anugerah gelar Doktor Kehormatan atau Doctor Honoris Causa dalam bidang Manajemen Pemberdayaan Masyarakat dari Universitas Negeri Yogyakarta  (UNY) Sabtu (11/7) di Auditorium UNY. Anugerah doktor honoris causa ini dipromotori oleh  Prof Dr Yoyon Suryono dan Prof Dr Sugiyono.

Dalam orasi ilmiahnya, Abdul Halim menyampaikan pihaknya tengah menyiapkan peraturan tentang prioritas penggunaan dana desa tahun 2020. Tujuannya untukbmendukung desa meraih rebound ekonomi tahun depan,

“Berbasis data dan informasi yang telah dikumpulkan dari tingkat desa, dana desa akan digunakan secara terfokus penyediaan prasarana pada daerah yang belum berlistrik dan belum berinternet,” ujarnya. 

Berdasarkan potensi tiap desa, prioritas penggunaan dana desa bagi desa-desa lainnya diarahkan untuk memenuhi kebutuhan dasar dan menjalankan produksi ekonomi. Seluruh prioritas penggunaan dana desa 2020 diarahkan untuk memenuhi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan.

Abdul Halim Iskandar merupakan alumni S1 Filsafat dan Sosiologi Pendidikan UNY tahun 1987. Rektor UNY Sutrisna Wibawa menilai, Halim berhak mendapat gelar tersebut karena sudah berjuang dalam mengembangkan dan memberdayakan potensi yang ada di desa, ditambah pengalamannya sebagai seorang Guru, Dosen, dan anggota DPRD.

“Dengan gelar yang diberikan ini (Doktor HC), Semoga bermanfaat untuk pembangunan dan pengembangan desa di indonesia,” ungkapnya.berharap penganugerahan gelar ini semakin mengukuhkan sinergi antara perguruan tinggi dengan Kementerian Desa PDTT. 

“Desa yang kuat akan menguatkan Indonesia” katanya.

Sutrisna menyatakan UNY juga telah menginisiasi kampus desa baik secara fisik maupun pendampingan pada desa, yaitu dengan membuka program vokasi di Kulonprogo dan Gunungkidul. (sky/tif)