RADAR JOGJA – Tim Controlling Stunting Care Application (Cation) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) meraih Juara 3 dalam Lomba Karya Tulis Ilmiah Nasional (LKTIN) yang diadakan oleh Himpunan Mahasiswa Farmasi Fakultas Kedokteran Universitas Tanjungpura (Untan), Pontianak, Kalimantan Barat. Mengusung tema ‘Peran Generasi Milenial dalam Pencegahan dan Penanganan Stunting’, lomba ini digelar secara online pada 1-8 Juli.

Tim yang beranggotakan Ibnu Mushlih dan Nurul Istiqomah dari Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM), dan Muhammad Alif Rahmat N A dari Fakultas Teknologi Industri (FTI) memenangkan lomba dengan menciptakan Aplikasi Cation UAD. Sebagai inovasi pencegahan dan pengendalian stunting yang berbasis teknologi. Ibnu menjelaskan, ide awalnya bermula dari keprihatinan terhadap permasalahan stunting di Indonesia.

“Sasaran Cation ini adalah ibu hamil, ibu menyusui, keluarga, dan nakes,” terang Ibnu, melalui keterangan tertulis yang diterima Radar Jogja, Sabtu (11/7).

Fitur aplikasi dalam Cation terdiri dari Hello Nakes sebagai sarana konsultasi, tanya jawab, dan diskusi antara ibu hamil atau masyarakat dengan nakes. Ada pula Menu News berisi artikel informasi terkait stunting, makanan m bergizi, pola hidup sehat, dan tips agar anak sehat. Menu Antropometri untuk mengetahui kondisi pertumbuhan tubuh anak, dan status gizi melalui berat badan (BB), lingkar kepala (LK), dan tinggi badan (TB). 

“Selanjutnya, fitur Catering Gizi untuk memesan makanan sehat. Menu FaskesQ menyediakan informasi faskes terdekat, dan menu Calendar memuat agenda kegiatan posyandu, cek kesehatan, pengingat atau pantauan tumbuh kembang anak,” tambah Ibnu.

Dosen Pembimbing tim Nur Syarianingsih Syam berharap aplikasi Cation dapat menjadi media komunikasi informasi dan edukasi permasalahan stunting di Indonesia.

“Yang membedakannya dengan aplikasi sejenis adalah adanya Fitur Halo Nakes, untuk berkonsultasi langsung tentang tumbuh kembang anak. Juga terhubung dengan maps untuk memudahkan mencari faskes ibu dan anak yang terdekat,” katanya.

Wakil Dekan FKM UAD Solikhah mengapresiasi pencapaian tim Cation UAD. Meski di tengah pandemi Covid-19, mahasiswanya masih bersemangat tinggi dan tetap berprestasi. Dia berharap bisa menjadi mahasiswa lainnya untuk terus mengasah kreativitas.

“Alhamdulillah satu tahun terakhir ini mahasiswa FKM UAD telah menorehkan prestasi yang luar biasa di tingkat nasional dan internasional. Kampus mendukung penuh melalui sumber belajar yang mumpuni dan dosen dengan reputable kepakarannya sehingga melahirkan prestasi membanggakan,” ungkapnya. (sky/tif)