RADAR JOGJA – Seorang dukuh di Desa Tamanmartani, Kecamatan Kalasan dituntut mundur oleh warganya setelah kepergok berduaan di kamar dengan seorang warga perempuan yang bukan istrinya.

Seorang saksi yang tidak mau disebut namanya menuturkan, dukuh berinisial DP, 50 masuk ke rumah perempuan berinisial AR, 40 tersebut pada Selasa malam (7/7). Saat itu suami AR sedang bertugas ronda malam.

Karena curiga, warga mengawasi gerak gerik dari luar rumah dan siap melakukan penggrebekan bersama suami AR. Pada pukul 01.00 Rabu dini hari, keduanya kepergok di dalam kamar dengan kondisi tidak berpakaian.

“Sebenarnya warga sudah lama curiga, tapi baru kemarin berhasil mendapati mereka berduaan di kamar. Kami sengaja mengepung rumah perempuan agar pak dukuh tidak bisa menghindar,” ujarnya, Jumat (10/7).

Kejadian ini diselesaikan dengan musyawarah dan warga meminta DP melepas jabatannya sebagai dukuh. DP memenuhi tuntuan tersebut dan berjanji tidak mengulangi kesalahannya. 

Meski sudah mengundurkan diri, Sekretaris Desa Tamanmartani, Tomi Nugraha menyatakan belum menerima surat pengunduran diri dari DP.

“Jika suratnya sudah diajukan, tentu akan diproses sesuai mekanisme yang ada,” katanya. (sky/tif)