RADAR JOGJA – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Sleman menginstruksikan jajaran Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Adhoc menjalani rapid test Covid-19 secara serentak di Puskesmas masing – masing kecamatan.

Ketua Bawaslu Sleman M Abdul Karim Mustofa menjelaskan, rapid test ini adalah tindak lanjut dari instruksi Ketua Bawaslu RI yang tertuang dalam Surat Edaran (SE) Nomor 0207/K.BAWASLU/TU.00.01/VI/2020 tentang Standardisasi Alat Pelindung Diri (APD) Protokol Kesehatan Covid bagi jajaran Pengawas Pemilu. Jajaran Pengawas Pemilu wajib melakukan rapid tes sebelum melaksanakan tugas pengawasan tahapan Pilkada.

“Dalam waktu dekat, tahapan yang akan segera diawasi adalah tahapan pemutakhiran data pemilih yang dimulai pada tanggal 15 Juli 2020”, jelasnya, Selasa (7/7)

Selain itu, Bawaslu wajib menyediakan masker, pelindung wajah, fasilitas cuci tangan yang mudah diakses, sarung tangan plastik sekali pakai, hand sanitizer, dan vitamin bagi para personelnya, baik di kantor maupun saat melakukan pengawasan.

Anggota Bawaslu Sleman Vici Herawati menyebutkan, rapid test ini diikuti 242 jajaran Panwaslu Adhoc. terdiri dari Panwaslu Kecamatan, Sekretariat Panwaslu Kecamatan, dan Panwaslu Desa. Dilakukan di puskesmas masing-masing kecamatan dengan koordinasi Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman.

“Sebelumnya kami telah melakukan audiensi dengan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman terkait rencana rapid tes secara serentak ini”, ujarnya. (sky/tif)