RADAR JOGJA – Lonjakan kasus positif Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di DIJ kembali terjadi pasca melandai beberapa hati. Berdasarkan hasil pemeriksaan laboratorium terdapat delapan kasus baru. Tercatat sebagai kasus 334 hingga kasus 341. Akumulasi kasus positif Covid-19 di DIJ mencapai 339 kasus.

Detil perkasus di antaranya, kasus 334, perempuan berusia 40 tahun asal Sleman. Kasus 335, laki-laki berusia 51 tahun asal Bantul. Kasus 336, perempuan berusia 26 tahun asal Bantul. Memiliki riwayat kontak dengan kasus 319. Kasus 337, laki-laki berusia 17 tahun asal Bantul. Memiliki kontak riwayat dengan kasus 321. 

Ada pula kasus 338, laki-laki berusia 49 tahun asal Bantul. Memiliki riwayat kontak dengan kasus 314. Kasus 339, laki-laki berusia 45 tahun asal Bantul. Memiliki riwayat kontak dengan kasus 331. Kasus 340, perempuan berusia 30 tahun asal Bantul. Kasus 341, laki-laki berusia 37 tahun asal Kota Jogja. Memiliki riwayat perjalanan dari Jakarta. 

“Kasus 340 pengakuannya pernah kontak kasus yang kemudian positif. Tetapi belum jelas dengan siapa, masih didalami,” jelas Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Pemprov DIJ Berty Murtningsih, Senin (6/7).

Dari catatan kedelapan kasus telah terjadi local transmision. Tepatnya untuk kasus 336 karena tertular kasus 319. Kasus 337 tertular kasus 321. Kasus 338 tertular kasus 314. Kasus 339 tertular kasus 331. Untuk pasien kasus 331 tertular dari kasus 314.

“Kelihatannya memang ini sudah menunjukkan transmisi lokal, tetapi untuk penentuan generasi membutuhkan informasi dan penelusuran lebih mendalam,” katanya.

Gugus Tugas Covid-19 DIJ turut melaporkan dua pasien sembuh. Yakni kasus 302, perempuan berusia 30 tahun asal Sleman dan kasus 307 adalah laki-laki berusia 50 tahun asal Kota Jogja. Akumulasi pasien sembuh mencapai 278 kasus. 

Laporan terbaru juga menyebutkan adanya dua pasien dalam pengawasan (PDP) yang meninggal dunia. Tepatnya perempuan berusia 46 tahun asal Sleman. Pasien ini belum menjalani uji swab. Pasien kedua adalah perempuan berusia 80 tahun asal Gunungkidul. Pasien ini telah menjalani uji swab.  

“Kalau untuk jumlah specimen telah diperiksa 294 sampel. Pemeriksaan ini berasal dari 226 orang,” ujarnya. (dwi/tif)