RADAR JOGJA –┬áStok darah di Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Sleman sempat menipis selama pandemi virus Korona (Covid-19). Oleh karena itu aksi sosial donor darah dibutuhkan untuk membantu memenuhi kebutuhan darah di Kabupaten Sleman.

“Donor darah merupakan perbuatan yang mulia. Untuk kemanusiaan. Saya harapkan ada banyak warga Sleman yang mendonorkan darahnya untuk kemanusiaan,” jelas Ketua Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Kabupaten Sleman Kustini Sri Purnomo di sela kegiatan donor darah di Dusun Gamping Lor di Posko Dusun Gamping Lor, Ambarketawang, Gamping, Sleman, Minggu (5/7).

Aksi kegiatan donor darah tersebut diadakan Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTTP) Covid-19. Dihadiri Camat Gamping Ikhsan Waluyo, Kepala Desa Ambarketawang Sumaryanto, dan Kepala Dusun Gamping Lor Zairin Noor.

Kustini menilai kesadaran masyarakat Sleman untuk menyumbangkan darahnya demi kepentingan kemanusiaan sangat tinggi.

“Saya sangat mengapresiasi masyarakat yang rela menjadi pejuang kemanusiaan dengan menyumbangkan darahnya. Setetes darah yang disumbangkan bisa menyelamatkan nyawa orang lain,” ungkapnya.

Hal senada diungkapkan Kepala Desa Ambarketawang Sumaryanto. Dia mendukung penuh setiap kegiatan sosial yang dilaksanakan masyarakat. Termasuk donor darah.

“Kami sangat support. Kami senang masyarakat memiliki rasa kepedulian terhadap sesama,” ujarnya.

Ketua GTPP Covid-19 Gamping Lor Purnomo menambahkan, donor darah ini terlaksana atas kerja sama dengan PMI Kabupaten Sleman. Ada sekitar 38 pendonor yang menyumbangkan darahnya.

“Selain donor darah, kita juga mengadakan pemeriksaan kesehatan gratis, termask gula darah untuk seratus orang,” paparnya. (naf/amd/tif)