RADAR JOGJA – Setelah tutup sejak 2 April lalu, pelayanan Pengujian Kendaraan Bermotor (Uji KIR) akan dibuka kembali Senin (6/7). Hari ini (3/7) dilakukan simulasi di Dinas Perhubungan Sleman yang dipantau langsung oleh Sekretaris Daerah Pemkab Sleman Harda Kiswaya.

“Insyaallah hari Senin pelayanan uji KIR sudah dibuka. SOP pelayanan dan penerapan protokol kesehatan sudah bagus serta telah mendapat supervisi dari Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman,” jelas Harda.

Kepala Dishub Kabupaten Sleman Mardiyana menyatakan pihaknya akan menerapkan SOP sesuai protokol Covid-19 seperti wajib menggunakan masker, cuci tangan dan pemeriksaan suhu tubuh bagi peserta. Pendaftaran juga dilakukan secara online untuk mengurangi kerumunan. Selain itu, kendaraan yang akan melakukan uji KIR masuk melewati pintu barat dan pintu tengah Dishub Sleman. Parkir juga akan dikondisikan di luar Dishub apabila kapasitas tidak memenuhi.

 “Parkir timur sementara masih digunakan untuk posko dekontaminasi Covid-19. Namun sudah kami lakukan uji coba untuk kendaraan besar seperti truk dan bus bisa melewati posko tersebut untuk menuju tempat uji KIR,” ujar Mardiyana. 

Setelah proses administrasi selesai, lanjuyt Mardiyana, pemohon membawa kendaraannya sesuai nomor antrian. Kendaraan yang akan diuji juga akan disemprot disinfektan dan pengemudi tidak diperbolehkan turun selama uji emisi berlangsung.

Adapula dispensasi berupa pembebasan denda bagi kendaraan yang terlambat melakukan uji KIR mulai bulan April hingga Desember 2020.

“Dulu sebelum pandemi, Dishub Sleman pada hari Senin sampai Kamis melayani hingga 120 kendaraan dan Jumat 80 kendaraan, selama pandemi ini kami batasi hanya 50 persen saja dari hari biasanya,” tandasnya. (sky/tif)