RADAR JOGJA – Tim Gugus Tugas Lawan Covid-19, DPC PDI Perjuangan Kota Jogja lakukan sosialisasi pentingnya penerapan protokol kesehatan. Ini dilakukan untuk memutus mata rantai penyebaran penyakit menular Covid-19 di Jogja.

Rangkaian kerja dan aksi nyata untuk membantu masyarakat terus dilakukan secara rutin, salah satunya melakukan aksi penyemprotan desinfektan ke fasilitas publik, tempat ibadah.

”DIJ secara resmi telah memperpanjang masa tanggap darurat Covid-19 hingga 31 Juli 2020. PDI Perjuangan ingatkan kesadaran masyarakat untuk jalankan protokol kesehatan, dengan aksi bersihkan tempat ibadah dan fasilitas publik lain secara rutin,” kata Sekretaris Gugus Tugas Lawan Covid-19 DPC PDI Perjuangan Kota Jogja Endro Sulaksono, Sabtu (27/6).

Endro Sulaksono mencontohkan aktivitas kerja bakti bersama warga telah dilakukan penyemprotan di tempat ibadah yaitu bersih-bersih di Masjid At-Tauhid Penumping Gowongan RW 03.

Ketua PAC PDI Perjuangan Jetis Rachmadani Enggar Sari menjelaskan, rangkaian aksi bersih bersih fasilitas publik dijalankan agar masyarakat disiplin menjalankan protokol kesehatan.

”Kami telah lakukan penyemprotan disinfektan dan kerja bakti bersihkan masjid agar jamaah yang beribadah bisa lebih nyaman, lebih khusyu dan selalu sehat,” kata Rachmadani.

Sosialisasi pentingnya protokol kesehatan dilakukan dengan  kegiatan pembagian masker kepada seluruh pengurua Takmir Masjid dan warga di RW 03 Penumping. Lewat aksi ini, dilakukan terus menerus,  bergerak bersama warga diharapkan bisa memberikan energi positif di masyarakat.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Jogja Eko Suwanto menambahkan, pihaknya akan selalu mendorong dan mengingatkan seluruh elemen masyarakat untuk disiplin jalankan protokol kesehatan. (ila)