RADAR JOGJA – Keluarga bahagia menjadi kunci strategis dalam pengembangan identitas dan karakter bangsa Indonesia. Pemerintah wajib menciptakan lebih banyak jumlah keluarga bahagia. Salah satunya dengan memberikan kebijakan yang mendorong terserapnya usia produktif mampu bekerja dan berpenghasilan layak.

”Memberikan pelayanan kesehatan dan pelayanan pendidikan agar bisa menciptakan generasi Indonesia masa depan yang unggul,” Ketua Komisi A DPRD DIJ Eko Suwanto di DPRD DIJ, Selasa (30/6).

Dia menambahkan, hingga sekarang, DIJ masih memiliki pekerjaan rumah dalam upaya meningkatkan kebahagiaan rakyat. Angka kemiskinan dan kesenjangan perekonomian masih butuh kerja ekstra dalam upaya mewujudkan kesejahteraan keluarga. Adanya pandemi Covid-19 yang membuat beragam sendi perekonomian terpuruk menjadi tambahan hambatan dalam upaya pemerintah daerah menciptakan peluang dan lapangan pekerjaan.

“Refleksi Hari Keluarga Nasional semoga tidak berhenti hanya dalam kegiatan sesaat berupa peringatan namun harus hadir kebijakan nyata guna menciptakan lebih banyak keluarga bahagia di DIJ. Ini pekerjaan bersama di seluruh level, agar upaya menekan angka kemiskinan bisa dijalankan,” katanya.

Pemkab, lanjutnya, di semua level mulai RT hingga, lurah, camat hingga kepala daerah bersama jajaran aparatur pemerintahan wajib menjalankan program kebijakan yang berorientasi menurunkan kemiskinan.

“Peningkatan pelayanan kesehatan, layanan pendidikan yang baik harus dijalankan, agar bisa lebih banyak manusia Indonesia yang unggul dan mewujudkan keluarga yang memiliki karakter, dan SDM unggul, ” ungkapnya. (ila)