RADAR JOGJA – Masa Tanggap Darurat Covid-19  DIJ diperpanjang hingga 31 Juli mendatang. Pemerintah Kabupaten Bantul secara bertahap akan mengaktifkan kegiatan di masyarakat. Terutama dalam pemulihan ekonomi. Termasuk kegiatan seni yang menyangkut profesi Seniman.”Mulai Juli, akan kita aktifkan secara bertahap,” ungkap Sekretaris Daerah (Sekda) Bantul Helmi Jamharis, dihubungi Minggu (28/6).

Dikatakan, ada beberapa kriteria yang mulai bisa dilakukan secara langsung. Yakni, pameran seni yang memanfaatkan gedung sebagai ruang lingkup dan dengan memberikan batasan kuota pengunjung. Penerapannya juga ketat, sesuai protokol kesehatan Covid-19.

Dicontohkan pada penyelenggaraan pameran lukisan, kuota dibatasi hanya 50 persen saja. Hal tersebut guna menghindari kerumunan.

Panitia kegiatan, sebutnya harus betul-betul mengendalikan pengunjung. Pengunjung  harus rela mengantri dan mematuhi protap kesehatan. Begitu juga bagi panitia, harus menggunakan masker dan sarung tangan.

Namun, untuk kesenian pertunjukkan yang melibatkan banyak orang, belum diizinkan digelar langsung. Pemerintah telah berupaya memberikan akses kepada mereka untuk mengekspresikan kegiatannya. Seperti haknya konser pertunjukan musik, ketoprak, wayang dan lain-lain.  “Sejauh ini kesenian pertunjukan masih dibatasi. Hanya bisa dilakukan melalui daring,” ungkap Mantan Sekretaris Dewan (Sekwan) itu. Melalui suntikan dana, seniman pertunjukan dapat mengekapresikan diri dengan menggelar pameran virtual disiarkan oleh radio  tanpa pengunjung.

Pihaknya mengaku akan berkoordinasi dengan jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah terkait evaluasi tanggap darurat. Pada 30 Juni mendatang akan diadakan rapat forum komunikaai Pimpinan Daerah (Forkompimda).”Kami lakukan sosialisasi intens. Agar Protokol kesehatan tetap dilaksanakan,” katanya. Selain kesenian, beragam kegiatan lainnya juga mulai diaktifkan. Termasuk di sektor wisata.

Sebelumnya Kepala Dinas Kebudayaan Nugroho Eko Setyanto mengatakan, pertunjukan seni melalui daring sudah dilakukan. Kendati begitu, pelaku seninya masih terbaas. Sesuai dengan arahan Dinas Kebudayaan DIJ, gelaran pertunjukan tetap dapat di lakukan dengan menggabung di channel Disbud DIJ. Yang kemudian juga akan di-upload ke akun medsos Pemkab Bantul. “Kami sedang persiapan membentuk aplikasi. Biasanya tetap di-upload di media sosial. Atau melalui channel youtube Disbud DIJ,” terangnya.  (mel/bah)