RADAR JOGJA – Forum Laskar Partai Persatuan Pembangunan (FLPPP) Kabupaten Bantul beri dukungan bakal pasangan calon (Bapaslon) Suharsono – Totok Sudarto (Noto). Mereka menggelar deklarasi dukungan di kediaman Suharsono yang berada di Sewon, Bantul, Kamis (28/6).

Ketua Forum Laskar PPP (FLPPP) Bantul Danang Sadam Prasetyo mengaku, dukungan penuh itu diberikan berdasarkan arahan tokoh sesepuh PPP DIJ Syukri Fadholi. Terlebih mendapatkan rambu hijau dari Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PPP. Dikatakan,  DPW sepakat mewadahi semua laskar di Kabupaten Bantul yang tergabung dengan forum ini.

Dia menilai, dukungan penuh ini juga didasari atas kondisi kubu lawan. Mengingat sejarahnya, PPP selalu bersinggungan dengan kubu merah berlogo banteng moncong putih. “Pada intinya memang seperti itu. Sehingga kami tidak mungkin bertiarap diri. Kami tetap membangkitkan suara untuk mendukung sepenuhnya Noto,” ungkap Sadam usai kegiatan, Kamis (28/6).

Sebagai laskar yang bergerak independen, Sadam mengaku berpegang teguh pada prinsip kebersamaan. Dikatakan, Laskar masih menjalin hubungan baik dengan struktur internal PPP. Meski, secara resmi jajaran struktural PPP belum menyatakan sikap dukungan kepada Noto.  “Tapi pada intinya kami tetap silaturahmi. Setelah deklarasi ini kita akan sowan ke Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Bantul. Mengajak bersama-sama nyengkuyung ke pak Suharsono,” terangnya.

Dia menyebut, belum semua laskar tergabung memberikan dukungan. Kendati begitu, pihaknya masih membuka lagi 17 laskar yang belum bergabung dalam forum ini.

Dikatakan, masih ada 17 laskar yang belum bergabung dari total 47 jumlah laskar. Dimana, jumlah anggota per laskar mencapai 100 orang dan tersebar di 17 Kecamatan.

Sementara itu, Suharsono menyatakan siap menyambut Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) pada 9 Desember mendatang. Dia memberikan apresiasi kepada FLPPP Bantul atas dukungan tersebut. Dia mengaku, sejauh ini telah mengantongi 18 kursi dan diusung oleh empat partai. Yakni, Nasional Demokrat (Nasdem), Partai Golkar, dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).  “Kami masih intens komunikasi dengan partai lain. Kemungkinan masih ada yang bergabung,” terangnya. (mel)