RADAR JOGJA – Memperingati Haul Bung Karno yang wafat 21 Juni 1970, DPC PDI Perjuangan Kota Jogja memaknai dengan melakukan aksi #JogjaNandur dengan menanam 1.000 pohon.

Ketua Panitia #JogjaNandur Veronika Prabandara Tri Utami menjelaskan, aksi tanam 1.000 pohon ini secara serentak dilakukan di tujuh kecamatan yaitu Jetis, Gondokusuman,  Danurejan, Pakualaman, Gondomanan,  Mergangsan dan Umbulharjo. Aksi ini menjadi bagian sosialisasi cegah Covid-19 dengan selalu menjaga kesehatan.

“#JogjaNandur dengan tema  Cegah Covid-19 DPC PDI-Perjuangan Kota Jogja bergotong royong bersama masyarakat mewujudkan ketahanan pangan.  Bentuk kegiatan itu adalah penanaman bibit jambu dalhari yang ditanam sepanjang sungai Code,” kata Veronika.

Sesuai agenda, kegiatan aksi tanam pohon yg didukung panitia yang seluruhnya kader perempuan PDI Perjuangan. Diisi juga dengan Deklarasi #JogjaNandur yang jadi  salah satu wujud nyata  hadirnya DPC PDI-Perjuangan Kota Jogja pada masa pandemi Covid-19.

“DPC PDI-Perjuangan Kota  Jogja memilih bibit jambu dalhari karena tanaman ini merupakan tanaman yang memberikan asupan vitamin C tinggi. Vitamin berguna untuk dapat meningkatkan stamina tubuh selama masa pandemi Covid-19. Tahun ini kita menanam tahun depan bisa panen,” kata Veronika.

Tujuh titik dipilih agar semua warga Jogja selalu mau memberi pitulungan kepada yang lain. Saling tolong menolong, bekerja bersama dan bergotong royong agar selalu sehat. Tujuh titik tersebut yaitu di Taman Beji,  RW 02, Purwokinanti, di pinggir sungai sisi selatan warung ayam Code oleh PAC Pakualaman. PAC Gondokusuman lakukan penanaman di wilayah RW 1, 4, 5, 6 Terban. PAC Jetis menanam di pinggir kali RW 11 Jogoyudan berikutnya PAC Umbulharjo di Sorosutan di RW 26 mulai barat SMP 10 lalu bergerak ke utara. PAC Mergangsan di wilayah Karanganyar Lor RT 84 RW 19 pinggir sungai Code. (kus/ila)