RADAR JOGJA – Patroli edukasi dilakukan Polres Kulonprogo selama pandemi korona ini. Di antaranya untuk menyadarkan masyarakat untuk biasa memakai masker. Salah satunya dengan memberi sanksi melafalkan pancasila dan menyanyikan lagu nasional.

“Tidak hanya memberi sanksi, warga yang tertib juga diapresiasi dengan setangkai mawar merah,” kata Kepala Sub Bagian Hubungan Masyarakat (Humas) Polres Kulonprogo Iptu I Nengah Jeffry, di kawasan Alun-alun Wates (Alwa) Kulonprogo, Rabu (17/6).

Menurut dia, masyarakat tidak dilarang beraktivitas di luar ruang. Namun harus tetap mematuhi protokol kesehatan yang ada. Seperti memakai masker, jaga jarak dan cuci tangan. Sebagian besar sudah mematuhi protokol tersebut, namun juga ada yang bandel dan ngeyel. “Bagi yang kedapatan tidak mengenakan masker kami beri sanksi tadi, namun kemudian kami beri masker,” jelasnya.

Menurut dia, patroli edukasi ini akan digelar di ruang-ruang publik lain di Kulonprogo. Diharapkan masyarakat Kulonprogo bisa lebih sadar tentang pentingnya mentaati protokol kesehatan sehingga bisa memutus rantai penyebaran virus asal Wuhan Tiongkok itu. “Semoga kondisi ini bisa lekas membaik,” ujarnya.

Aditya Putra, 18, salah seorang pengunjung di Alwa mengungkapkan, patroli edukatif ini cukup positif, minimal bisa menyadarkan masyarakat pentingnya mengenakan masker di masa pandemi korona  ini. “Tadi saya kena sanksi menyanyikan lagu Padamu Negeri, ciptaan Kusbini. Saya tadi lupa mengenakan masker,” ungkapnya.

Ratna Hamski, 34, warga Kalurahan Glagah, Kapanewon Temon mengatakan hal senada. Kebetulan dirinya tengah jalan-jalan di Alwa. Tertib mengenakan masker, anggota Polres Kulonprogo memberikan setangkai bunga kepadanya. “Sebenarnya risih memakai masker. Tapi karena protokol kesehatan ya sudah seharusnya dipatuhi,” ucapnya. (tom/pra)