RADAR JOGJA – Laboratorium Fakultas Ilmu Pemerintahan (IP) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) kembali menyelenggarakan seleksi perangkat desa, Selasa (16/6). Seleksi perangkat desa kali ini diikuti 27 calon perangkat.

Seleksi diselenggarakan di Lab Ilmu Pemerintahan Kampus Terpadu UMY untuk mengisi kekosongan formasi Sekretaris Desa (Sekdes) dan empat Dukuh di Desa Sumberarum, Kecamatan Moyudan, Sleman. 

Koordinator Lab IP UMY Sakir Ridho Wijaya mengungkapkan, pelaksanaan ujian pengisian perangkat desa wajib bekerja sama dengan perguruan tinggi yang terakreditasi minimal B. Hal tersebut tertuang dalam perda Kabupaten Sleman No 10 Tahun 2019 pasal 19 ayat 2.

“Saat ini UMY telah terakreditasi A, dan juga telah mempunyai kompetensi terkait materi ujian,” ujarnya.

Dosen Muda Ilmu Pemerintahan itu menjelaskan, Lab IP UMY selaku pihak ketiga dalam hal ini sebagai mitra telah melaksanakan empat tahap tes. Di antaranya tes psikologi, tes tertulis, tes keterampilan dan tes wawancara kepada 13 calon sekdes dan 14 calon dukuh. 

“Tes keterampilan terdiri dari kemampuan berpidato Bahasa jawa, presentasi, memimpin rapat, dan kemampuan menguasai teknologi informasi (TI),” katannya.

Menurut Sakir, dengan adanya kerjasama ini perangkat desa terpilih betul-betul memiliki kompetensi sesuai dengan jabatannya. “Perangkat desa terpilih dalam hal ini sekdes dan dukuh, harus mempunyai kemampuan lebih dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Selain energik, juga dituntut untuk lebih kreatif dan inovatif,” ujarnya.

Pihaknya juga berharap sinergitas antara pemdes dengan perguruan tinggi tetap berlanjut. Tak hanya dalam hal seleksi perangkat desa saja, tetapi juga terkait peningkatan kapasitas perangkat desa tersebut. 

Sementara itu, Ketua Panitia Pengangkatan Perangkat Desa Sumberarum, Kecamatan Moyudan Titus Indrianto menyebut Desa Sumberarum terdapat kekosongan Sekretaris Desa dan Dukuh di empat Padukuhan, yaitu Padukuhan Sejati Pasar, Jitar Dukuh, Pakelan, Jitar Ngemplak.

“Antusias mengikuti seleksi perangkat desa begitu tinggi. Dari 27 peserta yang telah ikut seleksi dan ujian lokalitas sebelumnya, lolos semua,” katanya.

Proses seleksi, lanjut Titus, sudah sesuai Perda. Pria yang juga menjabat sebagai kasi Pemerintahan Desa itu menjelaskan, beberapa tahapan tes telah dilakukan di desa. Seperti unsur lokalitas, pengalaman kerja di lembaga desa, dan sebagainya.

“Nantinya penilaian lokal akan ditambah dengan nilai dari hasil tes di UMY. Selanjutnya digabung, dan akan diberikan pemeringkatan,” jelasnya.

Dirinya beserta tim seleksi memastikan, proses penilaian dilakukan dengan transparan dan selanjutnya ada proses paparan kepada masyarakat. Serta disaksikan Muspika Kecamatan Moyudan.

Sementara itu, Kepala Desa Sumberarum H. Senaja menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada pihak Ilmu Pemerintahan UMY sebagai mitra seleksi perangkat Desa Sumberarum. Pihaknya berharap perangkat desa terpilih memiliki etos kerja mumpuni.

“Dapat mengayomi masyarakat, pekerja keras dan jujur,” katanya saat dihubungi via telpon.

Dari hasil seleksi tersebut, terpilih untuk Sekdes atas nama Difa Nuari Sapta. Sedangkan formasi Dukuh Sejati Pasar terpilih Purnama, Dukuh Pakelan Yuniken, Dukuh Jitar Sundari, dan Dukuh Jitar Ngemplak Dedy Kurniawan. (naf/tif)