RADAR JOGJA – Kasus pembuangan bayi masih terjadi di DIJ. Di Kulonprogo, warga Pedukuhan Kedungrong, Kalurahan Purwoharjo, Kapanewon Samigaluh digegerkan dengan penemuan jasad bayi di Sungai Tinalah, Selasa (16/6). Bayi nahas itu ditemukan mengambang tepat di bawah jembatan.

Jasad bayi kali pertama ditemukan warga sekitar pukul 13.00. “Saya kaget, jasad itu terlihat jelas mengambang di aliran sungai persis di bawah jembatan,” kata Rohmat, 31, warga Kedungrong.

Dia tidak sengaja melihat jasad bayi tersebut ketika tengah memarkirkan sepeda motor. Saat ditemukan posisi mengambang dan masih terbungkus ketuban (ari-ari,red). Yakin benda yang mengapung itu jasad bayi, ia langsung melapor ke Balai Kalurahan Purwoharjo dan dilanjutkan ke Polsek Samigaluh.

Tidak lama anggota Polsek Samigaluh, Polres Kulonprogo juga tim Medis Puskesmas Samigaluh dan PMI Kulonprogo mengevakuasi jasad bayi tersebut kemudian dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Wates.

Kasatreskirm Polres Kulonprogo, AKP Munarso membenarkan kasus penemuan mayat bayi tersebut, berdasarkan keterangtan tim medis, bayi berjenis kelamin laki-laki ini diperkirakan sudah meninggal sejak kemarin. Hal itu dikuatkan dengan kondisi jasad bayi yang sudah mulai membengkak dan terdapat luka. “Luka kemungkinan karena terbawa arus dan terbentur bebatuan, namun untuk lebih detailnya masih dalam penyelidikan,”ucapnya.

Pihaknya masih mencoba mengaungkap kasus ini dengan meminta keterangan sejumlah saksi. “Bagi masyarakat yang mengetahui ihwal bayi ini kami mohon untuk bisa melapor ke kami,” pintanya. (tom/pra)