RADAR JOGJA – Pandemi Covid-19 membuat masyarakat tidak hanya semakin disiplin dengan kebersihan dan kesehatan, namun juga memacu untuk hidup lebih kreatif menghadapi keadaan. Salah satunya dilakukan Widianto, penjual ikan hias di Wates, Kulonprogo.

Selama penerapan protokol kesehatan Covid-19, ia menekuni usaha yang dilakukan di dalam rumahnya. Bersamaan dengan imbauan tetap di rumah saja, usahanya tetap bergeliat. Banyak warga yang bosa kemudian datang ke rumahnya, sekaligus showroom ikan hiasnya untuk berbelanja. “Selama pandemi ada peningkatan, banyak yang cari ikan hias hingga aquarium,” ucapnya, Senin (8/6).

Dijelaskan, omset penjualan naik hingga 25 persen. Jika sebelum pandemi omsetnya sekitar Rp 500 ribu meningkat menjadi Rp 750 ribu hingga jutaan rupiah per hari. Ia bahkan mengaku kehabisan stok ikan hias karena larisnya. “Beberapa pekan ini saya kesulitan mendapatkan pasokan ikan hias. Pemasok lama tidak datang ke Wates, pasar satwa dan tanaman hias Yogyakartra (PASTY) juga ramai, banyak orang butuh hiburan,” jelasnya.

Salah satu pembeli, Alim Antonio, warga Wates mengungkapkan, memelihara ikan hias dinilai ampuh untuk mengusir kebosanan, “Saya beli ikan cupang untuk anak saya di rumah, selama pandemi ini mereka di rumah saja tidak pernah bepergian, untuk hiburan saya belikan ikan cupang,” ungkapnya.

Ditambahkan, dia juga senang memelihara ikan cupang, hobi sejak lama dengan banyak koleksi di rumahnya. Selain garang, ikan cupang memeng memiliki warna yang cukup indah.

Pembeli yang lain, Sulis Nugorho menambahkan, selama pandemi Covid-19, dirinya sudah beberapa kali datang ke toko ikan hias membelikan ikan untuk anaknya. Khususnya ikan-ikan kecil seperti gupi dan ikan balon. “Untuk hiburan di rumah,” ujarnya. (tom/bah)