RADAR JOGJA – Pandemi korona berdampak ke semua kalangan masyarakat. Termasuk keluarga Karni, 60, bersama suaminya Sutimin, 50, yang tinggal di tepi alas (Hutan) Kethu Wonogiri. Kehidupan Karni dan keluarga jauh dari layak. Tapi belum ada bantuan untuk mereka.

Mendengar hal itu, ketua komunitas AD 1 PM family Setiawan meminta anggotanya yang bernama Aan untuk melakukan survei lokasi rumah Karni. Dari hasil survei lapangan, keluarga Karni perlu mendapatkan bantuan. Jalan menuju rumah Karni merupakan jalan setapak yang hanya bisa dilalui oleh sepeda motor.

Setiawan beserta anggota AD 1 PM Family langsung menuju lokasi rumah Karni untuk mengirim bantuan. Berupa uang tunai, beras, minyak goreng, gula pasir, teh, mie Instan. Bantuan tersebut langsung diterima oleh Karni dan keluarga.

“Diharapkan bantuan tersebut mampu sedikit meringankan beban ekonomi bagi Karni dan keluarga,” kata Setiawan saat menyerahkan bantuan, Selasa (2/6).

Sebelumnya, viral di media sosial bahwa Karni tinggal di  Alas Kethu Wonogiri tanpa tetangga dan pemegang Kartu Keluarga Sejahtera (KKS). Sejak 16 bulan terakhir tidak bisa mendapatkan bantuan sosial bahan pangan.

“Diharapkan bantuan tersebut mampu sedikit meringankan beban ekonomi bagi Karni dan keluarga serta saya berharap bantuan dari pihak lain akan terus mengalir,” ungkap Setiawan.

Selain menyalurkan bantuan kepada keluarga Karni, lanjut Setiawan, AD 1 PM Family juga mengirimkan bantuan kepada masyarakat ekonomi lemah yang terdampak korona lainnya. Di antaranya warga di daerah Sukoharjo, Klaten, Karanganyar, Sragen, Boyolali, Kota Salatiga, Semarang, Kendal, Grobogan.

Program bantuan yang bertajuk ‘Kami Berani, Kami Peduli’ itu bertujuan mengajak anggota AD 1 PM Family untuk berani peduli terhadap masyarakat ekonomi lemah yang terdampak korona. (*/naf/tif)