RADAR JOGJA – Kecamatan Secang dan Kecamatan Ngablak tercatat memiliki kasus tertinggi virus korona (Covid-19) di Kabupaten Magelang. Di Kecamatan Secang terdapat 36 orang terkonfirmasi positif di mana sepuluh orang di antaranya dinyatakan sembuh. Sedangkan di Kecamatan Ngablak terdapat delapan orang terkonfirmasi positif dengan enam orang di antaranya sembuh.

Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Magelang Nanda Cahyadi Pribadi menjelaskan, pihaknya terus berkomunikasi dengan pemerintah di tingkat desa. “Kami melakukan pembatasan aktivitas di daerah tersebut. Dinas pendidikan juga melakukan upaya supaya tidak bosan di rumah. Dinas sosial juga bergerak. Semua bidang di gugus tugas membantu desa atau kecamatan yang jumlah pasiennya cukup tinggi,” jelasnya saat dihubungi kemarin (1/6).

Di sisi lain, pasien yang berasal dari Kecamatan Kajoran juga dinyatakan sembuh kemarin. Sebelumnya, dia menjalani isolasi mandiri. Kini total pasien terkonfirmasi positif yang sudah dinyatakan sembuh berdasarkan hasil swab kedua yang menunjukkan hasil negatif di wilayah tersebut tercatat 41 orang.

Sedangkan pasien terkonfirmasi positif yang menjalani perawatan di rumah sakit maupun isolasi mandiri menjadi 59 orang dari sebelumnya 60 orang. Mereka yang menjalani isolasi mandiri diawasi ketat gugus tugas, satgas kecamatan, dan satgas desa.

“Sebanyak 59 orang itu, 52 di antaranya dirawat di sejumlah rumah sakit seperti di RSUD Tidar, RSJ Soerojo, RSUD Muntilan, RS Merah Putih dan RST Soedjono. Sedang tujuh orang menjalani isolasi mandiri,” jelasnya.

Untuk pasien dalam pengawasan (PDP) bertambah lima orang. Mereka berasal dari Kecamatan Salaman, Kecamatan Tempuran, Kecamatan Tegalrejo, Kecamatan Grabag, dan Kecamatan Secang. Kini total PDP yang dirawat berjumlah 32 orang dari sebelumnya sebanyak 27 orang.

“Untuk PDP sembuh, kini ada 139 orang. Sedang jumlah orang dalam pemantauan (ODP), berkurang sepuluh orang karena lolos pantau. Kini total ODP menjadi 23 dari 33 orang sebelumnya. Untuk yang meninggal, tidak ada perubahan. Masih tetap 29 orang, dengan 26 dari PDP dan tiga dari pasien terkonfirmasi positif,” jelasnya. (asa/amd)