RADAR JOGJA – Kerumunan yang terjadi di depan pintu masuk terminal Yogyakarta International Airport (YIA), Temon, Kulonprogo Senin (1/6) pukul 07.00 menjadi perbincangan. Sebab, mereka terlihat tidak menerapkan physical distancing sebagai upaya antisipasi penularan Covid-19. “Antriannya kurang lebih ada 1. 000 orang,” kata Gopi, warga Malaysia yang hendak mencari informasi tiket pesawat di YIA.

Dijelaskan, kerumunan dan antrian panjang itu terjadi karena otoritas bandara hanya membuka satu jalur pemeriksaan berkas perjalanan sebagai syarat berpergian di tengah pandemi Covid-19. Sementara petugas pemeriksa berkas terbatas dan proses pemeriksaan berlangsung lama.”Seharusnya  perlu ada penambahan biar cepat. Kasihan penumpang yang membawa anak-anak kecil, ibu hamil atau lansia,” jelasnya.

Pelaksana Tugas Sementara (Pts) General Manager YIA, Agus Pandu Purnama membenarkan, kerumunan itu dipicu pembukaan 17 penerbangan. Jumlah flight yang jauh lebih banyak dibandingkan hari-hari sebelumnya yang tidak sampai lima penerbangan per hari. “Sejumlah maskapai menambah rute, tidak hanya ke Jakarta tetapi juga ke Padang dan Pekanbaru. Sehingga ada lonjakan penumpang,” ucapnya.

Menurutnya, kerumunan lebih didominasi pengantar calon penumpang. Mereka ikut menunggu di depan pintu masuk terminal keberangkatan. Imbauan yang disampaikan kepada mereka tidak diindahkan. “Namun kami sudah imbau penumpang maupun pengantar tidak berjubel atau menyatu,” ujarnya.

Ditegaskan, kerumunan di terminal keberangkatan berbanding terbalik dengan terminal kedatangan. Mengantisipasi peristiwa serupa terulang kembali, pihaknya mengimbau para pengantar untuk tidak ikut bergabung dengan antrian penumpang. “Penjemput cukup menunggu di kawasan drop zone,” tegasnya.

Berdasrakan Keputusan Menteri Pehubungan Nomor KM 116 Tahun 2020, pembatasan penerbangan penumpang pesawat udara telah diperpanjang hingga 7 Juni mendatang. Sehingga YIA meminta kepada calon penumpang untuk tiba di bandara minimal 3 jam sebelum keberangkatan dan memastikan seluruh persyaratan penerbangan telah lengkap dan dipersiapkan sebelum berangkat ke bandara sehingga dapat mempercepat proses pemeriksaan.

Seluruh pengguna jasa bandara baik penumpang pesawat udara maupun pengantar juga diminta mematuhi protokol kesehatan selama masa pandemi Covid-19. Protokol tersebut antara lain, selalu menggunakan masker, menjaga jarak fisik minimal satu meter, serta selalu menjaga kebersihan diri selama berada di area publik.

Selain menerapkan protokol kesehatan pada seluruh calon penumpang dan karyawan untuk mendukung upaya new normal, PT Angkasa Pura I juga telah melaksanakan pengaturan jadwal penerbangan bersama dengan maskapai untuk menghindari terjadinya penumpukan penumpang di bandara. “Calon penumpang kami imbau mengisi _electronic_ Health Alert Card (e-HAC) melalui aplikasi e-HAC yang dapat diunduh melalui Google Play Store untuk mempercepat proses pelayanan dan meminimalisasi kontak fisik selama proses pemeriksaan dokumen,” ucapnya. (tom/din)