RADAR JOGJA – Gelombang tinggi di pantai selatan Kulonprogo memaksa para nelayan di Pantai Bugel, Kapanewon Galur yang tergabung dalam Kelompok Usaha Bersama (KUBU) Bugel Peni 2 rehat melaut, kemarin (28/5). Mereka menunggu kondisi laut kembali bersahabat.

Ketua KUB Peni 2, Sulikan mengatakan, gelombang tinggi terjadi beberapa hari terakhir, nelayan memilih menambatkan perahu dan beralih pekerjaan hingga kondisi normal. “Ombak besar berbahaya kalau dipaksakan. Kami memilih mengolah lahan pertanian, sebagai besar diantara kami punya lahan pertanian,” katanya.

Dijelaskan, selain anggota KUB, nelayan dari daerah lain, seperti Cilacap, Jawa Tengah yang biasa mencari ikan di Pantai Bugel juga meliburkan diri. Padahal, saat ini sebetulnya masih musim bawal putih. Itu target tangkapan mereka karena harganya tinggi. ‚ÄúTapi mau gimana lagi, kondisi kaya gini mending menepi dulu,” jelasnya.

Edy Suryanto, personel Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah V Kulonprogo menegaskan, gelombang laut di pantai tersebut sejak beberapa hari terakhir ini cukup tinggi, berkisar antara enam sampai delapan meter. “Gelombang itu terlihat saat pagi ke siang, sekitar pukul 10.00-11.00. Untuk itu kami mengimbau nelayan untuk tidak melaut dulu, warga juga jangan terlalu dekat jika ke pantai,” teganya. (tom/din)