RADAR JOGJA – Pasien sembuh di Jogjakarta terus bertambah. Gugus Tugas Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) Pemprov DIJ mencatat adanya tujuh pasien sembuh. Sehingga akumulasi pasien sembuh hingga saat ini mencapai 150 kasus.

Salah satu pasien yang cukup lama menjalani rawat isolasi adalah kasus 28. Dia seorang perempuan berusia 52 tahun. Warga domisili Kabupaten Sleman ini telah menjalani rawat isolasi sejak 1 April.

“Informasi yang kami dapat pasien ini (kasus 28) tidak ada komorbid atau penyakit penyerta. Berdasarkan data, pasien ini dirawat sejak 1 April atau sudah menjalani dua bulan rawat isolasi,” jelas Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Pemprov DIJ Berty Murtiningsih, Jumat (29/5).

Di sisi lain Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes DIJ ini belum bisa menjelaskan detil perawatan medisnya. Termasuk jumlah uji swab yang dijalani oleh pasien ini. Hanya saja uji swab sempat berpindah-pindah laboratorium.

“Belum bisa dapat info pemeriksaan laboratorium (uji swab) berapa kali  karena pernah berpindah laboratorium pemeriksanya. Jadi tidak hanya di BBTKLPP. Kalau yang membuat lama sepertinya imunitasnya yang lemah,” katanya.

Enam pasien sembuh lain memiliki catatan berbeda. Di antaranya kasus 80, laki-laki berusia 60 tahun asal Sleman. Kasus 144, laki-laki berusia 49 tahun asal Kulonprogo. Kasus 155, laki-laki berusia 28 tahun asal Sleman.

Ada pula kasus 188, pasien laki-laki usia 31 tahun. Pasien ini berdomisili Kulonprgo. Kasus 190, perempuan berusia 29 tahun asal Sleman. Kasus 206, laki-laki berusia 49 tahun asal Kabupaten Gunungkidul.

“Penambahan tujuh kasus sembuh, dimana telah memperoleh hasil laboratorium negatif 2 kali berturut-turut. Jumlah kasus sembuh menjadi 150 kasus,” ujarnya.

Gugus Tugas Covid-19 DIJ turut melaporkan adanya dua kasus baru. Detailnya adalah kasus 231, laki-laki berusia 63 tahun. Pasien ini berstatus warga negara asing (WNA) India. Memiliki kontak riwayat dengan klaster jamaah tabligh. Kasus 232, perempuan berusia 31 tahun asal Sleman.

“Kontak riwayat dari Purworejo dan pernah kontak dengan kasus positif. Detail lebih lanjut masih dalam penelusuran dari Dinkes Sleman,” katanya. 

Data akumulasi kasus positif Covid-19 di Jogjakarta menjadi 232 kasus. Dari data tersebut sebanyak 150 pasien sudah dinyatakan sembuh. Adapula 72 kasus masih jalani rawat isolasi.

“Untuk data mortalitas atau pasien positif Covid-19 meninggal dunia ada delapan kasus. Semoga kondisi ini terus melandai,” harapnya. (dwi/tif)