RADAR JOGJA – Gugus Tugas Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) mencatat adanya lima kasus baru di Jogjakarta. Dari total tersebut tiga di antaranya adalah klaster Indogrosir Mlati. Seluruhnya tercatat sebagai keluarga dari karyawan pusat perbelanjaan tersebut.

Detil kasus klaster Indogrosir Mlati yakni kasus 223, pasien perempuan berusia 52 tahun asal Gunungkidul. Kasus 225, perempuan berusia 46 tahun asal Sleman. Kasus 226, perempuan berusia 65 tahun asal Sleman.

“Benar ketiga pasien ini adalah keluarga dari karyawan Indogrosir Mlati. Merupakan hasil tracing dari kasus sebelumnya atau karyawan yang telah dinyatakan positif Covid-19,” jelas Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Pemprov DIJ Berty Murtiningsih, Sabtu (23/5).

Dua kasus lainnya belum termasuk dalam klaster manapun. Kasus 224, laki-laki berusia 20 tahun asal Gunungkidul. Memiliki riwayat sebagai pekerja migran dari Italia. Adapula kasus 227, pasien perempuan berusia 25 tahun asal Sleman. 

“Untuk pasien terakhir ini masih dalam proses penelusuran Dinas Kesehatan Sleman. Belum diketahui kontak riwayatnya,” katanya. 

Gugus Tugas Covid-19 DIJ juga mencatat adanya empat pasien sembuh. Salah satunya adalah karyawan Indogrosir Sleman. Tepatnya pasien kasus 179. Sosok ini adalah pasien laki-laki berusia 25 tahun asal Kabupaten Sleman. 

Tiga kasus lain diantaranya adalah kasus 128. Merupakan pasien perempuan berusia 49 tahun asal Kulonprgo. Kasus 149, perempuan berusia 57 tahun asal Bantul. Terakhir adalah kasus 169, perempuan berusia 52 tahun asal Bantul. 

“Setelah hasil laboratorium 2 kali negatif, sebanyak 4 kasus dinyatakan sembuh dari Covid-19. Sehingga total kasus sembuh menjadi 122 kasus,” ujarnya.

Akumulasi kasus positif Covid-19 di Jogjakarta mencapai 225 kasus. Selain 122 pasien sembuh, adapula 95 pasien masih menjalani rawat isolasi. Sementara untuk pasien positif Covid-19 yang meninggal dunia mencapai delapan pasien.

“Kondisi kesehatan masing-masing pasien berbeda-beda. Adapula pasien yang tidak bergejala, ini yang cukup rawan,” katanya. (dwi/tif)