Buat Ratusan Sapu selama Pandemi Korona

RADAR JOGJA – Warga binaan di Rumah Tahanan (Rutan) Kelas II Wates tetap mengikuti program pembinan dan ketrampilan selama masa pandemi coronavirus disesase 2019 (Covid- 19). Mereka mampu membuat perkakas rumah tangga yang cukup berguna.

Kepala Rutan Kelas IIB Wates Deny Fajariyanto mengatakan, hasil karya warga binaan ini dijual melaui pihak ketiga yang telah bekerjasama dengan Rutan Kelas IIB Wates. “Selama pandemi korona, sudah ada 300 sapu terjual. Baik sapu lidi ataupun sapu ijuk,” katanya, Kamis (21/5).

Dijelaskan, pihak ketiga yakni UMKM lokal Kulonprogo yang bergerak di bidang penjualan perkakas rumah tangga, sekaligus pemasok bahan baku. “Mereka yang memasok bahan baku sekaligus memasarkannya, kami bagi hasil,” jelasnya.

Menurutnya, salah satu produk yang cukup banyak pemesannya yakni sapu, kebetulan itu masuk dalam program pembinaan keterampilan yang dijalankan di rutan. “Kami menggandeng Balai Latihan Kerja (BLK) Kulonprogo yang memberikan pelatihan,” ujarnya.

Selain sapu, warga binaan juga diajari pelbagai macam keterampilan, mulai dari menjahit, pertanian hingga pertukangan. Untuk pertukangan, warga binaan sudah lama membuat kusen yang hasilnya diberikan kepada masyarakat Kulonprogo penerima program bedah rumah. “Program itu bekerjasama dengan Pemkab Kulonprogo selaku penyelenggara kegiatan bedah rumah,” ucapnya.

Salah satu penghuni Rutan Klas IIB Wates, Sugito, 50, mengungkapkan, program pelatihan yang diterima cukup bermanfaat dan bisa menjadi bekal keterampilan. “Kalau sudah bebas nanti saya rencana mau membuka usaha pembuatan kusen,” ungkapnya. (tom/din)