Direncanakan Berlokasi di Padukuhan Tawarsari, Wonosari

RADAR JOGJA – Pemkab Gunungkidul kembali mengusulkan pembangunan rumah susun sederhana sewa (Rusunawa). Rusunawa tersebut rencananya akan digunakan untuk masyarakat berpenghasilan rendah.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Gunungkidul, Eddy Praptono mengatakan, rusunawa bakal dibangun di kawasan hutan Kota Wonosari.  “Jika terealisasi, nanti Gunungkidul memiliki dua rusunawa. Di Desa Karangrejek, Kecamatan Wonosari adalah yang pertama,” kata Eddy Praptono saat dihubungi Kamis (21/5).

Dia menjelaskan, konsep rusunawa kali ini berbeda dengan yang ada di Karangrejek. Nantinya sudah dilengkapi fasilitas sehingga calon penghuni tinggal menempati. Saat ini pihaknya masih menunggu kepastian terkait dengan usulan pembangunan rusunawa baru. “Dari sisi desain dinilai lebih bagus karena rumah susun ini memiliki fasilitas lebih lengkap dibanding rusunawa lama,” ujarnya.

Menurut dia, lokasi rusunawa baru berada di Padukuhan Tawarsari, Desa Wonosari, Kecamatan Wonosari. Adapun lokasinya berada di sekitaran gudang milik DPURKP.  Desain bangunan bertingkat, fasilitas tidak hanya kamar, tapi juga dilengkapi dengan tempat tidur hingga peralataan memasak. “Ya mirip apartemen karena penghuni tinggal menempati,’’ ucapnya.

Dikatakan, rusunawa mirip apartemen lebih dulu dibangun di Kabupaten Bantul. Diharapkan usulan  bisa disetujui karena dengan dibangunnya rusunawa bisa memberikan fasilitas perumahan layak bagi warga berpenghasilan rendah.

Kepala Bidang Perumahan, DPUPRKP Gunungkidul Bambang Antono mengungkapkan, wacana pembangunan rusunawa baru dimulai sejak tahun lalu. Antusiasme warga menempati rusunawa di Karangrejek sangat tinggi. (gun/din)