RADAR JOGJA – Pemerintah Provinsi DIJ menganjurkan umat muslim untuk melaksanakan Salat Ied di rumahnya masing-masing. Anjuran ini guna menyikapi masa pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). Sekaligus upaya meminimalisir persebaran Covid-19 di Jogjakarta.

Gubernur DIJ Hamengku Buwono X mengimbau masyarakatnya untuk patuh. Bukan hanya demi kebaikan diri sendiri tapi kebaikan bersama. “Untuk Salat Ied itu dilakukan di rumah, tidak perlu ke masjid maupun di lapangan,” jelasnya ditemui di Kompleks Kepatihan Pemprov DIJ, Jumat (22/5).

Dia tak ingin pandemi Covid-19 semakin meluas. Terlebih terjadi penularan secara massif di lingkungan masyarakat. HB X meminta masyarakat menjalankan protokol Covid-19 secara sadar. Artinya berangkat dari kesadaran diri. Selain itu menjalankan secara disiplin agar penanganan Covid-19 lebih optimal. Salah satunya menghindari kerumanan dalam wujud apapun.

“Diharapkan masyarakat untuk tetap menjaga protokol kesehatan demi kebaikan bersama. Dengan harapan bisa cepat menyelesaikan masalah Covid-19 ini. Kami akan campaign terkait malasah itu, ke Kabupaten dan Kota (se-Jogjakarta),” katanya.

Imbauan HB X dikuatkan dengan adanya keputusan Majelis Ulama Indonesia (MUI) DIJ. Lembaga ini mengeluarkan tausiah terkait anjuran Salat Ied di rumah. Bahkan MUI DIJ juga mengeluarkan tata cara pelaksanaan Salat Ied di rumah masing-masing. (dwi/ila)