RADAR JOGJA – Bermula dari penyiar radio di Semarang, Indra Prasetiya memberanikan diri untuk terjun ke dunia music. Indra Prasetiya memiliki taste dan wawasan skena musik yang bagus, karena dia muncul dari scena roots underground di Semarang pada 2008 sebagai gitaris band.

Nah, di tengah pandemi ini, Indra memberanikan diri untuk membuat project solo dengan keyakinan diri, support keluarga dan teman-teman di sekitarnya. Dengan balutan sound british dengan tendensi reverb dan ambient yang mendominasi serta manis, menjadikan treatment ini untuk musiknya.

”Mungkin saat ini, saya ingin judul lagu lebih besar daripada nama musisinya,” ucap Indra dalam pers rilis yang dikirimkan ke Radar Jogja (19/5).

Lagu yang dinyanyikannya berjudul Rumi. Lagu ini tercipta karena sosok Jalaludin Rumi. ”Saat itu baca kutipan dari Rumi ”Jangan berduka, yang hilang darimu akan kembali dalam wujud lain”. Nah dari situ membedahnya lewat lirik, direspons melalui kata dan kalimat,” jelasnya.

Lalu, kenapa judulnya Rumi? Ini bentuk apresiasi Indra ke sosok Jalaludin Rumi, dengan kutipan tersebut lagu ini pun jadi, dan siap menjadi penenang kaum kaum kalut. Indra mengajak Danis Rismonita untuk merespons kekalutan lagu ini lewat terapan tarian.

”Lagu ini dirilis 17 april 2020 di semua platform digital pemutar musik, dan bebarengan dengan video lirik yang bisa dilihat di kanal youtube Indra Prasetiya,” tuturnya. (ila)