RADAR JOGJA – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Daerah Istimewa Jogjakarta (DIJ) mendistribusikan seragam latihan untuk atlet penghuni pemusatan latihan daerah (Puslatda) Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua.

Seragam dibagikan kepada 142 atlet senilai Rp 19 juta. Seragam yang dibagikan meliputi jaket, celana training, baju, dan sepatu. Ketua Pengadaan Seragam dan Sarana Puslatda KONI DIJ Nolik Maryono menjelaskan seragam diberikan selama Puslatda. Bukan untuk berlaga di ajang PON. “Menjelang PON kan mereka melakukan persiapan untuk latihan try out. Maka kami memberikan peralatan sekaligus kostum atau seragamnya,” beber Nolik.

Dikatakan, tujuh dari 19 cabang olahraga (Cabor) telah mengambil seragam Puslatda tersebut. Yakni, catur, judo, rugby, polo air, pencak silat, panjat tebing, dan terbang layang.

Menurut Nolik, masih banyak pengurus daerah (Pengda) cabor yang belum mengambil seragam Puslatda. Itu lantaran para atlet masih disibukkan dengan berbagai program latihan mandiri. “Baru beberapa saja yang mengambil karena belum sempat,” jelasnya.

Saat ini, ada 19 cabor / 24 subcabor yang tergabung dalam Puslatda PON XX DIJ 2020. Meliputi atletik, balap motor, billiar, bola voli pantai, menembak, panahan, pencak silat, renang artistik, sepatu roda, terbang layang, terjun payung, aeromodelling, binaraga, catur, gantolle, judo, kempo, panjat tebing, polo air, rugby, sepatu roda, taekwondo, tarung derajat, wushu, dan renang perairan terbuka. (ard/din)