RADAR JOGJA – Sebuah patung RA Kartini berukuran cukup besar dipakang di lobi Gedung Pracimosono komplek Kepatihan. Patung berbahan perunggu teraebut merupakan persembahan seniman patung Yusman untuk memperingati Hari Kartini. Digelar pula pameran Patung Raden Ajeng Kartini di Kepatihan yang dibuka Rabu (24/4).

“Sebenarnya pameran ini adalah awalan dari rencana pameran patung dan relief Perjuangan jogja memperingati sewindu UU Keistimewaan jogja pada bulan Agustus 2020,” jelas Yusman.

Mengusung tema Spirit Global Kartini di Tengah Pandemi, hanya satu buah patung yang dipamerkan.  Gedung Pracimosono yang juga sebagai Kantor Paniradya Kaistimewaan dipilih Yusman karena tidak ada pilihan lokasi lain untuk menggelar pameran di saat pandemo Covid-19 ini.

“Patung ini menjadi salah satu karya yang akan kami pamerkan pada acara Agustus mendatang,” jelasnya.

Pada pembukaan pameran ini diberlakukan protokol kesehatan Covid-19. Tamu yang hadir wajib mengenakan masker dan mencuci tangan sebelum masuk gedung.

“Hanya mengundang sedikit tamu saja sebagai simbolis penyerahan kepada pihak Panirdya. Kami juga tetap memberlakukan Physical Disancing,” ujarnya.

Yusman berharap pameran patung RA Kartini dapat membangkitkan semangat berkarya para seniman pasca pendemi.

“Pandemi ini para seniman lebih memilih tidak berekspresi namun kami tidak kehilangan jiwa berseni. Mudah-mudah kawan-kawan seniman terhindar dari virus corona yang melanda dunia saat ini,” ungkapnya.

Pembukaan pameran dihadiri Panirdya Pati Kaistimewan Beni Suharsono, Ketua Komunitas Peduli Pariwisata Indonesia (KPPI) Tazbir Abdullah, Cendikiawan muda Parama Pradana Suteja, dan Miss Earth Air Indonesia 2019 Anindita Pradana Suteja. Dimeriahkan duo musisi jogja Gatot Extrianto dan Livy Laurens yang menampilkan lagu berjudul Melawan Virus. (sky/tif)