RADAR JOGJA – Gugus Tugas Lawan Covid-19 DPC PDI Perjuangan Kota Jogja terus turun langsung ke wilayah dalam upaya memutus mata rantai penyebaran wabah penyakit. Langkah riil memutus mata rantai penyebaran Covid-19 dibarengi dengan program pemberdayaan masyarakat.

Ketua Gugus Tugas Lawan Covid-19 PDI Perjuangan Kota Jogja Susanto Dwi Antoro menyebutkan pemberdayaan penting dikerjakan agar tercipta masyarakat yang tangguh hadapi bencana.

“Kami turun langsung bersama di tengah rakyat, ajak dan bantu rakyat benar-benar tangguh saat ada bencana,” katanya Jumat (17/4).

Dia menjelaskan, aksi lapangan dijalankan dengan 15 alat disinfektan. Tenaga personel pemandu dan dijalankan di wilayah RW 4, RW 5, RW 6, RW 7 dan RW 8 dengan titik kumpul di Balai RK Sayidan. Turut hadir pengurus Gugus Tugas PDIP Jogja di antaranya Loka Agustianto, Subagyo, Endro Sulaksono, Andityas Bima Prasatya dan Ketua PAC PDIP Gondomanan Argo. Juga hadir Anggota DPR RI Esty Wijayanti.

Selain penyemprotan disinfektan ke fasilitas umum dan rumah warga. Dilakukan juga pembagian sabun cuci tangan cair dan pelatihan pembuatan hand sanitizer.

Ke depan, dalam upaya menangani dampak akibat adanya wabah penyakit Gugus Tugas Covid-19 Kota Jogja akan berkosentrasi kepada ketersediaan lumbung pangan lokal berbasis kampung. Caranya dengan menumbuh kembangkan kampung sayur atau lorong sayur sebagai upaya pemenuhan pangan di wilayah.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Eko Suwanto menambahkan, dalam program aksi pencegahan langkah pemberdayaan masyarakat penting dikerjakan. Sesuai tugas dan fungsi yang dimiliki, petugas partai harus bisa memberikan dorongan aksi kebijakan agar warga  mendapatkan perlindungan dan pemberdayaan. (ila)