RADAR JOGJA – Sejumlah wartawan yang bekerja di wilayah Bantul dilakukan screening kesehatan di Kantor Dinas Kesehatan (Dinkes) Bantul, kemarin (24/03). Hal itu untuk memantau kondisi kesehatan wartawan mengantisipasi penyebaran virus korona atau Covid-19.

Proses screening berupa pengecekan suhu badan. Selain itu, para kuli tinta tersebut diminta mengisi kuisioner untuk mengetahui rekam jejak selama meliput berita. Hal itu dilakukan guna mengetahui apakah wartawan pernah bersinggungan langsung dengan orang dalam pantauan (ODP), pasien dalam pantauan (PDP) ataupun pasien positif.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bantul Helmi Jamharis menuturkan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul berupaya memfasilitasi  siapapun, termasuk wartawan di Kabupaten Bantul. Menurutnya, kinerja wartawan cukup rentan, dikarenakan bertemu banyak orang selama di lapangan. ”Antara pemkab dan wartawan itu ibarat dua sisi mata uang yang tidak dapat dipisahkan. Semuanya saling membutuhkan,” ungkap Hemi disela pemeriksaan, Selasa (24/3).

Dijelaskan, pemkab ingin memastikan kondisi wartawan dalam keadaan sehat. Sehingga dapat terus menyampaikan sumber berita pemkab mengenai perkembangan situasi yang saat ini terjadi.

Sementara Petugas Pemeriksaan Kesehatan (Tim Medis) Dinkes bantul Budi Nurrohman mengatakan, ada puluhan peserta yang dilakukan screening kesehatan. Terdiri dari wartawan Bantul, juga staf ataupun karyawan yang bekerja di Kompleks Pemerintahan Bantul. Dia menyebut, berdasarkan hasil pemeriksaan, tidak ditemui  gejala-gejala ODP. ”Rata-rata suhunya 36,3 derajat celcius sampai 37,7 derajat celcius,” ucapnya.

Dikatakan, dari pemeriksaan itu tidak ditemui riwayat berpergian ke daerah terjangkit. Kendati begitu, wartawan diimbau untuk waspada. Selalu menjaga imunitas tubuh dan mengurangi kontak langsung. Jika menemui gejala Covid-19 diimbau untuk segera memeriksakan diri ke pelayanan kesehatan terdekat.

Ketua Forum Pewarta Bantul Santosa Suparman menyebut setidaknya ada 30 wartawan yang melakukan screening. Dia mengapresiasi yang dilakukan pemkab dan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Bantul. Apalagi kondisi Bantul saat ini terdapat satu pasien positif Covid-19 dan PDP. ”Untuk itu perlunya kesadaran diri, tetap waspada mengantisipasi pencegahan penularan covid-19 bagi wartawan Bantul,” tuturnya. (mel)