RADAR JOGJA – Berbagai kegiatan dilakukan pesepak bola Tanah Air ditengah jeda kompetisi akibat pandemi virus korona atau Covid-19. Salah satunya seperti yang dilakukan gelandang PSS Sleman Zah Rahan Krangar. Pemain 35 tahun itu memilih menyibukkan diri dengan melakukan gym, latihan fisik, hingga berenang.

Menurutnya, kegiatan tersebut dilakukan untuk menjaga kondisi fisiknya agar tetap fit. Selain itu, Zah mengatakan beberapa hari lalu dirinya usai melakukan latihan fisik di Pantai Parangtritis. “Betul saya latihan di pantai selama dua hari untuk pemulihan cedera juga,” katanya.

Eks pemain Madura United itu berujar antisipasi lebih baik, karena Covid-19 adalah virus yang sangat berbahaya. Bahkan, pemain asal Liberia ini benar-benar membatasi diri dari keramaian. Akibat pandemi Covid-19, Zah mengaku lebih sering memesan makanan dari jasa ojek online. Kalau keluar beli makanan, banyak yang minta foto.”Kalau saya tolak dikira sombong dan tidak mau bikin kecewa orang,” paparnya.

Zah berpesan agar semua orang meningkatkan kewaspadaan. Di sisi lain, lanjutnya, manajemen PSS juga tidak bosan mengingatkan kepada seluruh pemain untuk terus menjaga kondisi badan. “Kemarin habis medical check up pemain diberi vitamin dari dokter,” ujarnya.

Sebelumnya seluruh penggawa beserta staf ofisial PSS menjalani medical check up di RS Siloam Kamis (19/3) lalu. Hasilnya Bagus Nirwanto dkk dinyatakan negatif dari paparan Covid-19. “Tidak ada indikasi terkena infeksi dari virus dan bakteri apapun. Yang jelas jaga kesehatan agar sehat dalam menjalani aktivitas sehari-hari,” kata dokter tim PSS Elwizan Aminudin.

Dokter yang akrab disapa Amin itu juga mengabarkan bahwa rencananya usai menjalani libur, nantinya seluruh pemain akan kembali dilakukan medical check up. Hanya, saat ini pihaknya masih terus berkoordinasi dengan manajemen PSS.

Sementara itu, sejak 21 Maret lalu hingga 28 Maret mendatang PT Putra Sleman Sembada memberlakukan sistem Work From Home (WFH) bagi semua karyawan. Artinya seluruh karyawan diimbau untuk berkerja dari rumah sebagai antisipasi penyebaran Covid-19. “Amati perkembangan lewat berita. Komunikasi di grup WA dengan teman kantor dan Direksi,” kata Humas PSS Johannes Sugianto. (ard/din)