RADAR JOGJA – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Daerah Istimewa Jogjakarta (DIJ) mendistribusikan nutrisi berupa susu dan vitamin c kepada para atlet dan pelatih Pemusatan Latihan Daerah (Puslatda) Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2020. Hal tersebut dilakukan sebagai salah satu upaya untuk menjaga kondisi fisik para atlet akibat virus korona atau Covid-19 yang mewabah belakangan ini.

Pendistribusian tersebut sebetulnya merupakan salah satu program pengadaan extrafooding KONI DIJ bagi atlet dan pelatih dalam rangka kesiapan menuju PON XX Oktober mendatang. Semula pendistribusian direncanakan pada April hingga Oktober  mendatang. Namun, karena situasi yang mendesak akhirnya harus dimajukan.

Nah, pengambilan paket nutrisi diwakili oleh masing-masing pelatih cabang olahraga (cabor) di kantor KONI, Senin (23/3) siang. Setiap atlet dan pelatih mendapatkan satu paket dengan dua item. Yakni, 20 sachet susu serta 20 tablet vitamin c. Paket ini nantinya untuk dikonsumsi selama 20 hari ke depan. Sedangkan satu item vitamin lainnya akan disusulkan.

Ketua Umum (Ketum) KONI DIJ Djoko Pekik Irianto mengatakan dengan pembagian nutrisi diharapkan bisa membantu meningkatkan imunitas para atlet, juga pelatih agar tetap terjaga. “Sebetulnya ada tiga item. Namun karena kondisi saat ini, baru susu dan vitamin c yang diberikan,” katanya.

Lebih lanjut, terkait unsur doping Guru Besar Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) itu meminta para atlet dan pelatih tidak khawatir. Sebab, dikatakan tidak terdapat unsur demikian dalam vitamin atau suplemen yang didistribusikan. Terlebih, sebelumnya telah mendapatkan rekomendasi dari Dokter KONI DIJ. “Insya Allah tidak ada unsur doping. Kalau masih ragu bisa berkonsultasi dengan dokter KONI DIJ,” tandasnya.

Sementara itu, pelatih sepatu roda Sugeng Laksono yang hadir mengucapkan rasa terimakasihnya kepada KONI DIJ. Menurutnya, pembagian nutrisi kepada para atlet dinilai sangat membantu dalam penunjang latihan. “Suplemen dan susu sangat penting untuk imunitas atlet dan pelatih disaat ada virus korona seperti ini,” pungkasnya.

Sebagai informasi, ada sebanyak 24 subcabor yang tergabung dalam Puslatda PON XX DIH 2020. Di antaranya, atletik, balap motor, billiar, bola voli pantai, menembak, panahan, pencak silat, renang artistik, sepatu roda, terbang layang, terjun payung, aeromodelling, binaraga, catur, gantolle, judo, kempo, panjat tebing, polo air, rugby, sepatu roda, taekwondo, tarung derajat, wushu, dan renang perairan terbuka. (ard/din)