RADAR JOGJA – PSIM Jogja memutuskan memperpanjang masa libur para pemainnya. Sebelumnya, manajemen Laskar Mataram – julukan PSIM  Jogja – hanya memberikan jatah libur selama tiga hari. Rencananya skuad PSIM akan kembali berlatih Senin (23/3). Namun, rencana itu urung dilakukan.

PSIM justru memperpanjang masa liburnya. Hal itu tak lepas dari pengumuman anyar dari PT Liga Indonesia Baru (LIB) yang menyatakan bahwa untuk sementara kompetisi Liga 1 dan Liga 2 dihentikan dalam waktu yang tidak ditentukan. Penghentian itu tak lepas dari penyebaran virus korona yang semakin mengkhawatirkan.  “Kami rasa keputusan itu merupakan langkah bijaksana, sebab kesehatan dan keselamatan masyarakat banyak jadi hal paling penting,” kata Manajer PSIM Jogja David MP Hutauruk kepada Radar Jogja.

David menambahkan, keputusan penghentian kompetisi juga berdampak bagi klub dan pemain secara finansial. Untuk itu, pihaknya akan menggelar pertemuan lanjutan berkait dengan langkah ke depan. “Banyak hal yang perlu dibahas. Termasuk dari sisi teknis, finansial, dan sebagianya perlu diperbincangkan lagi sebelum memberikan masukan kepada PT Liga Indonesia Baru (LIB),” tegasnya.

David juga menyatakan pihaknya sudah melakukan disukusi dengan tim pelatih Laskar Mataram. Menurut dia, tim pelatih juga sudah memberikan menu latihan khusus yang harus dijalankan oleh para pemain dari mes. “Program latihan di lapangan digantikan dengan program latihan mandiri oleh pemain, program akan diberikan dan dimonitoring oleh tim pelatih,” jelasnya.

Tak lupa, David juga berpesan kepada para pemain PSIM untuk berhati-hati dan menjaga kesehatan masing-masing. Jika ada pemain yang mengalami gejala-gejala sakit, agar segera melapor ke manajemen maupun langsung ke tim medis yang sudah ada. (kur/din)