RADAR JOGJA – Merebaknya virus korona (Covid-19) membuat Pemkab Magelang membatalkan sejumlah kegiatan. Salah satunya adalah peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Mungkid.
Pembatalan tersebut diputuskan leh Bupati Magelang Zaenal Arifin. Seluruh rangkaian HUT Kota Mungkid ditiadakan dengan alasan untuk meminimalisasi kerumunan warga yang dapat menjadi faktor penyebaran virus korona.
”Pemerintah mengambil langkah meminimalisasi kerumunan dan keramaian sehingga seluruh kegiatan khususnya Hari Ulang Tahun Kota Mungkid kami tiadakan,” jelasnya saat ditemui setelah melakukan rapat koordinasi pencegahan virus korona di Command Center Kabupaten Magelang kemarin (15/3).
Selain itu, Pemkab Magelang juga meliburkan sekolah dari jenjang paling bawah sampai paling atas. Pengecualian libur hanya berlaku untuk siswa yang sedang menjalani ujian.
”Hari Senin sudah libur semua jenjang pendidikan dari tingkat paling bawah PAUD sampai perguruan tinggi. Kalau yang sedang ujian, kami masih memberikan rekomendasi untuk bisa melaksanakan ujian,” jelasnya.
Saat ini pemkab belum membentuk gugus tugas terkait virus korona di Kabupaten Magelang. ”Sesuai dengan Keppres Nomor 7 Tahun 2020 yang baru saja dikeluarkan oleh Bapak Presiden (Joko Widodo), bahwa pembentukan gugus tugas harus menunggu rekomendasi ketua pelaksana. Sampai hari ini (kemarin) belum mendapat rekomendasi itu,” jelasnya.
Zaenal memastikan, berbagai langkah telah dilakukan demi menghambat penyebaran Covid-19. ”Namun melihat kondisi yang ada, kami segera memutuskan apa yang harus dilakukan. Kami mengambil langkah strategis untuk menangani Covid-19,” jelasnya.
Wakil Bupati Magelang Edy Cahyana menambahkan, Covid-19 masih mewabah di banyak negara di berbagai belahan dunia. Penyebaran virus tersebut perlu dicegah.
”Penyakit yang disebabkan oleh virus korona ini memberikan teror kepada masyarakat. Oleh karena itu, kalau tidak segera ditangani maka akan menimbulkan keresahan di masyarakat,” jelasnya. (asa/amd/by)